Sudah Merger, Indosat Ooredoo Hutchison Geber 5G di Seluruh Indonesia

ADVERTISEMENT

Sudah Merger, Indosat Ooredoo Hutchison Geber 5G di Seluruh Indonesia

Agus Tri Haryanto - detikInet
Rabu, 05 Jan 2022 06:42 WIB
Indosat Ooredoo Hutchison, operator seluler hasil merger Indosat Ooredoo dan Hutchison 3 Indonesia (Tri) resmi beroperasi dan bersaing di industri telekomunikasi Indonesia, Jakarta, Selasa (4/1/2022).
Sudah Merger, Terbitlah Indosat Ooredoo Hutchison Geber 5G. Foto: detikINET/Agus Tri Haryanto
Jakarta -

Indosat Ooredoo Hutchison, operator seluler hasil merger Indosat Ooredoo dan Hutchison 3 Indonesia (Tri) sudah resmi lahir 4 Januari 2022. Indosat Ooredoo Hutchison pun siap memperluas jangkauan layanan 5G di Indonesia.

Sebelumnya, di bawah naungan Indosat Ooredoo, penggelaran 5G sudah merambah lima kota, di antaranya Solo, Jakarta, Surabaya, Makassar, dan Balikpapan.

"Dengan dua penggabungan dua usaha, dua jaringan operator sleuler ini akan menghasilkan spektrum yang mencukupi agar penggelaran 5G lebih baik lagi, sehingga pengalaman pelanggan merasakan yang benar-benar 5G bisa terlaksana," ujar Director & Chief Regulatory Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Muhammad Danny Buldansyah di Jakarta, Selasa (4/1/2022).

Sebagai informasi, untuk memberikan layanan 5G sesungguhnya dibutuhkan setidaknya spektrum 80-100 MHz. Ketersediaan spektrum tersebut akan memberikan koneksi lebih cepat hingga latensi lebih rendah.

Indosat Ooredoo Hutchison tidak menyebutkan target kota yang akan disambanginya pada tahun ini setelah sudah menggelar layanan 5G di bawah bendera Indosat Ooreodo.

Namun yang pasti, kata Danny, untuk memperluas jangkauan jaringan 5G ini dibutuhkan investasi yang kuat. Persoalan itu kemudian dijawab dengan dukungan dari para pemegang saham dari operator seluler ini, yaitu Ooredoo dan CK Hutchison.

"Tentunya bahwa penggelaran 5G ini butuh kapital yang lebih besar. Dengan penggabungan ini, dua shareholder kelas dunia, kemampuan finansial lebih kuat, beserta SDM baik dari Indosat Ooredoo Hutchison akan memberikan dampak luar biasa terhadap inovasi teknologi ke depannya," jelasnya.

Tercatat sejauh ini, ada tiga operator seluler yang mendapatkan restu dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk menggelar layanan 5G secara komersial.

Operator seluler yang dimaksud, yaitu Telkomsel, Indosat Ooredoo Hutchison dan XL Axiata. Ketiganya diberi restu usai lulus mendapatkan Surat Keterangan Laik Operasi (SKLO) usai lulus Uji Laik Operasi (ULO) 5G sebelumnya.

Menarik ditunggu gebrakan Indosat Ooredoo Hutchison, operator hasil merger Indosat dan Tri ini soal penggelaran 5G. Bagaimana detikers?



Simak Video "Berapa Kecepatan Layanan 5G Indosat di Bali?"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/afr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT