Forum XL: Tren Konvergensi Hingga Komplain SMS
- detikInet
Tanah Lot, Bali -
Tren konvergensi antara teknologi fixed dengan mobile adalah suatu keniscayaan. Berbagai aspek sudah mulai mengarah ke era wireless. Demikian topik bahasan XL Forum 2006.Tren konvergensi antara teknologi fixed dengan mobile adalah suatu keniscayaan dalam era informasi dewasa ini. Berbagai infrastruktur, piranti bahkan perilaku pengguna teknologi informasi (TI) kini sudah mulai mengarah ke era wireless. Hal tersebut yang menjadi bahasan utama acara 'XL Business Solutions Experience and Learning Forum 2006', Rabu (19/4/2006).Bertempat di Le Meridien Hotel, Tanah Lot - Bali, acara yang diusung oleh divisi Business Solutions XL tersebut, banyak memaparkan beberapa tren perkembangan teknologi wireless. Beberapa persiapan yang tengah dilakukan oleh XL untuk mengantisipasi tren teknologi tersebut dipaparkan secara umum oleh Christian Manuel de Faria, Presiden Direktur XL ketika membuka acara forum tersebut.Memperluas infrastruktur dan membangun pasar korporasi, adalah hal yang kini tengah difokuskan oleh perusahaan yang telah menjadi keluarga besar Telekom Malaysia tersebut. Nizar Mansur, Senior Vice President XL, bahkan menegaskan bahwa XL akan menjadi perusahaan konvergensi teknologi informasi dan komunikasi yang terintegrasi, paling lambat pada 2008. Dijelaskan pula bahwa industri telekomunikasi kedepannya, revenue dari voice akan semakin kecil, sedangkan dari data akan semakin tinggi.Selain dari XL, beberapa mitra yang menggunakan solusi XL turut memberikan testimoninya. Dengan dipandu oleh Pakar Internet Budi Rahardjo, Siemens, Jupiter Networks dan Ericsson merupakan beberapa mitra yang turut berbagi pengalaman tentang solusi bisnis yang dimiliki oleh XL.Acara forum XL kali ini mengambil tajuk "Implementing Fixed and Mobile Convergence in The Future Wireless Era". Ratusan peserta forum berasal dari berbagi kota memenuhi ballroom Le Meridien. Beberapa pertanyaan yang disampaikan oleh peserta beragam, dari sisi implementasi teknologi infrastruktur hingga masalah aspek hukum teknologi Voice over Internet Protocol (VoIP).Ada pula peserta yang mengeluhkan tentang lambannya SMS melalui layanan XL yang dikirimkan oleh dirinya hingga diterima oleh penerimanya. "Apakah XL pernah mengukur berapa waktu yang dibutuhkan untuk men-deliver SMS?", tanya Solmin, salah seorang peserta."XL terus mengembangan layanan preventif maintenance. Teman-teman yang berkompeten soal layanan SMS sudah punya rating tentang performance (layanan SMS) itu. Jadi kalau memang ada problem, akan bisa segera diantisipasi," papar Joedi Wisoeda, GM Marketing and Product Development XL.Dijelaskan pula secara statistik 98 persen SMS antar sesama pengguna XL tersampaikan kurang dari dua menit. Tetapi untuk lintas operator, maka hal tersebut tentunya akan tergantung kepada kondisi infrastruktur pihak lain. (dbu)
(ketepi/)