Di Hari Sembahyang Kubur
Warga Cina Lakukan Ziarah Online
- detikInet
Jakarta -
Kremasi virtual, pesan memorial dan lagu penghormatan adalah sejumlah layanan yang tersedia secara online bagi para penjelajah internet Cina, yang terjebak kesibukan di hari Sembahyang Kubur.Hari Sembahyang Kubur atau Qing Ming Jie merupakan tradisi masyarakat Cina, sebagai bentuk penghormatan terhadap leluhur. Di hari itu, orang Cina biasanya melakukan pembersihan di area pemakaman dan bersembahyang untuk leluhur dan para kerabat. Di hari itu, mereka juga membuat persembahan berisi makanan dan dupa serta membakar uang kertas.Tradisi itu lambat laun tampaknya akan berubah. Pemerintah setempat telah menyerukan warganya untuk memperhatikan lingkungan dan mendoakan kerabat secara online, agen berita Xinhua memberitakan hal tersebut, dan dikutip detikinet, Rabu (5/4/2006) dari Reuters.Sejumlah perusahaan penyelenggara kremasi dan pemakaman telah mengindahkan seruan tersebut. Mereka menyediakan ruang untuk melakukan ziarah secara online, dan menjanjikan akses ke kerabat dalam beberapa detik, 365 hari setahun.Layanan semacam ini diperkenalkan sejak 2001. Seiring dengan tingkat kesibukan yang makin padat, layanan ini tampaknya makin disambut baik. Shanghai Funeral Service Center mengklaim telah menerima 40 juta kunjungan dari anggota keluarga yang hendak mengirim doa melalui klak-klik mouse, dan tentunya mau membayar untuk itu.Qing Ming merupakan satu dari sedikit hari libur tradisional di Cina. Penentuannya berdasarkan penanggalan Matahari, biasanya jatuh tiap tanggal 4, 5 atau 6 April. Tahun ini, hari Sembahyang Kubur jatuh hari ini, Rabu (5/4/2006). (nks)
(ketepi/)