Dear Startup, Telkom Tawarkan Use Case Layanan 5G Nih

Dear Startup, Telkom Tawarkan Use Case Layanan 5G Nih

Agus Tri Haryanto - detikInet
Selasa, 17 Agu 2021 14:15 WIB
Telkom tawarkan layanan use cas lab 5G kepada para pelaku startup.
Dear Startup, Telkom Tawarkan Use Case Layanan 5G Nih. Foto: Telkom
Jakarta -

Telkom menawarkan layanan Use Case Lab 5G miliknya yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku startup. Bagaimana caranya?

Operation Vice President Group of Digital Strategy Telkom, Riza Rukmana mengatakan, laboratorium tersebut dibangun di atas container merujuk Arsitektur Stand Alone (SA) secara end-to-end dan secara khusus diperuntukkan dalam pengembangan 5G.

Menurut Reza, Lab 5G ini diperlukan seluruh ekosistem TIK di tanah air. Mengingat bisnis 5G ini berbeda dengan generasi sebelumnya yang mana 5G bertumpu model bisnis B2B dibanding B2C.

"Lab ini dibangun atas kerjasama Telkom dengan pemilik teknologi, yaitu Cisco dan ZTE. Cisco lebih fokus pada penyediaan element transport dan data center, sedangkan ZTE menyediakan sarana uji coba secara end-to-end," ujar Riza dalam keterangan tertulisnya, Senin (16/8/2021).

Merujuk operator seluler Jepang, mereka yang telah dahulu terjun di 5G, guna mencari use case yang tepat dengan mengembangkan lebih dari 50 vertical use case bersama pelaku industri dalam skema B2B.

Dari skeme B2B itu diperluas kolaborasinya ke B2B2X atau Business to Business to Customer di bidang manufaktur, kesehatan, kota pintar, dan lainnya.

"Karenanya, use case lab 5G Telkom ini diharapkan dapat menjadi wahana pengembangan 5G yang ingin dikembangkan Telkom Group, sehingga nantinya mekanisme penyediaan layanan 5G ke pasar tidak hanya sebagai dumb pie (penyedia infrastrsuktur-red) saja," tuturnya.

Reza mengatakan lab 5G ini dinilai penting, mengingat investasi di layanan 5G sangatlah mahal, baik dari aspek lisensi dan infrastruktur. Maka dari itu, diperlukan riset dan inovasi untuk mendapakatn pengalaman sebelum melangkah lebih jauh.

Telkom berharap dengan adanya penawaran Use Case Lab 5G ini bisa melaksanakan program transfer knowledge 5G dan koordinasi dengan para startup. Sebab, solusi yang menggunakan layanan 5G dan dibutuhkan pasar akan lebih tepat, karena problem riil yang dirasakan pemain di bidangnya.

"Selain startup, diperlukan juga kerjasama dengan siswa, mahasiswa, dan universitas, guna peningkatan hard skill mereka dalam menyiapkan SDM berkualitas," pungkasnya.

Guna menunjang kemudahan kerjasama tersebut, telah disiapkan suatu digital touch point. Para peminat dapat menghubungi pengelola fasilitas Lab 5G di platform yang telah disiapkan yaitu di alamat https://oasislab.id/.

Semua pengajuan yang masuk ke pengelola lab 5G bersama para mitra pemilik teknologi akan mempertimbangkan proposal kerjasama dan menindaklanjuti ke tahap lebih lanjut.



Simak Video "Rekam Jejak Abdee 'Slank': Musisi hingga Komisaris Telkom"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/fay)