Telkom Bawa Startup Pelajar Go International

Telkom Bawa Startup Pelajar Go International

Agus Tri Haryanto - detikInet
Kamis, 22 Jul 2021 14:23 WIB
Telkom-Gojek bawa startup digital besutan para pelajar Go International.
Foto: Telkom
Jakarta -

Telkom mengirim startup pelajar asal Indonesia, yaitu A.K.A.D, Stratagems, dan SMAK 1 ke panggung internasional.

Startup yang beranggotakan pelajar SMP, SMA, dan SMK tersebut berlaga di ajang inovasi digital global Asia-Pasifik, Reactor Global Day.

Ketiganya lahir dari program Digital Talent Entrepreneur Camp (DiLen EntreCamp) hasil dari Indonesia Telecommunication & Digital Research (ITDRI) yang merupakan cara Telkom untuk menciptakan talenta digital di Indonesia.

"Ketiga tim itu sebelumnya menjadi pemenang dalam final program Dilen EntreCamp Round 1 hasil kolaborasi kami dengan sekolah startup asal Singapura, Reactor School pada 8 Juli lalu yang diikuti 24 tim," ujar SGM Telkom Corpu-IDTRI, Jemy Confido dalam keterangan pers, Kamis (22/7/2021).

Di Dilen EntreCamp Round 1, Gold Winner dimenangkan A.K.A.D dengan inovasi bernama Skilldeck, lalu Silver Winner oleh Stratagems (LAUNDREE), dan Bronze Winner oleh SMAK 1 (U-tern).

Jemy mengatakan, 24 tim yang telah mengikuti DiLen Round 1 nanti Agustus dapat menampilkan ide inovasinya pada event BUMN Bergerak: ITDRI Showcase, yang mana ide-ide inovasinya dapat dilihat seluruh masyarakat Indonesia khususnya oleh 13 klaster BUMN lainnya.

Melalui platform Studext, 24 tim mempresentasikan inovasinya di depan para juri yang sudah memiliki kapabilitas bidang startup tech. Mereka adalah Khairul Rusydi selaku Founder & CEO Reactor School, Rizki Primasakti (Founder & CEO OCA), Pathya M Budhiputra (Founder & CEO Sprinthink), serta Djony Rosnipa (COO AntarDesa.id).

Telkom-Gojek bawa startup digital besutan para pelajar Go International.Telkom bawa startup digital besutan para pelajar Go International. Foto: Telkom

Startup A.K.A.D beranggotakan Arji Naratama, Kayra Zalfa, Dian Thiani, Angelita Wijaya, dan Charisma Aurelia. Melalui inovasi Skilldeck, tersedia kelas atau kursus berbagai bidang guna menunjang minat dan skill para pengguna agar mendapat prospek pekerjaan di masa yang akan datang.

Kemudian, Stratagems yang diperkuat Masayu Carissa Aqilah Nafis, Masayu Maritza Adelia Nafis, Noumisyifa Nabila Nareswari, membuat aplikasi LAUNDREE. Sebuah aplikasi yang memberitahu laundry terdekat dari lokasi penggunanya, sekaligus menjadi wadah mempertemukan pemilik usaha laundry dan calon pekerjanya.

Dan, U-Tern yang punya singkatan dari Youth, its your turn!, beranggotakan Samuel Amurwa Yabes, Cecilia Gisella Suryadi, Gareth Aurelius Harrison, dan Michael James Linsky. Mereka menawarkan solusi membantu anak muda menemukan jalan menggapai mimpi mereka dengan belajar bersama para ahlinya langsung.

Selain tiga tim tadi, penghargaan Best Team Work diberikan kepada tim BYTE & A.K.A.D., Best Introduction Team Video (PANCARONA & PLATO), Best Presenter (Alvara Nafi Dinar/DISTANCING) dan (Masayu Carissa Aqilah Nafis/STRATAGEMS), Resilience Team (SMAK 1/K-1 & DIVAVOR), dan Agile Team (SMV GROUP B dan BEARY STRADA NAWAR).

Khairul Rusydi, Founder & CEO Reactor School, mengharapkan para peserta melanjutkan inovasinya di kemudian hari.

"Digital itu masa depan, saat ini kita sebenarnya di masa depan dan kami harapkan para peserta meneruskan inovasi teknologinya untuk kebaikan. Bangun startup digital guna mengubah dunia lebih baik dengan meningkatkan lingkungan sekitar kalian," pungkasnya.



Simak Video "Survei Populix Top 3 Startup di RI: Gojek, Tokopedia dan Traveloka"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/fay)