Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Bisnis VoIP Menggiurkan Tapi Terganjal Regulasi

Bisnis VoIP Menggiurkan Tapi Terganjal Regulasi


- detikInet

Bandung - Bisnis telekomunikasi berbasis teknologi Voice over Internet Protocol (VoIP) dinilai bermasa depan cerah. Sayangnya, sampai sekarang belum ada kejelasan regulasi.Hal tersebut dikemukakan pakar teknologi informasi dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Budi Rahardjo, di sela-sela acara diskusi perkembangan VoIP Indonesia, yang berlangsung di Hotel Preanger, Bandung, Jawa Barat, Kamis (23/3/2006).Budi menilai, VoIP jadi solusi telekomunikasi yang diidam-idamkan pengguna korporat maupun individu. Namun, masih ada sejumlah kendala yang menghambat perkembangannya."Kendalanya masih lemah dalam kualitas suara. Operator juga masih enggan karena regulasinya belum jelas," ungkap Budi. Hingga saat ini, menurut Budi, kecenderungan operator komunikasi di dunia tengah beralih untuk mengembangkan potensi komunikasi VoIP. Salah satunya seperti yang dilakukan operator Skype yang kini memiliki 100 juta pelanggan.Indonesia, menurutnya, mau tidak mau akan terpengaruhi dalam perkembangan teknologi VoIP tersebut. Namun, hingga saat ini Indonesia masih memiliki banyak kendala, khususnya dari segi regulasi. Undang-Undang Telekomunikasi dianggap tak mampu mengikuti perkembangan tekonologi komunikasi."Akibatnya terjadi kasus seperti yang menimpa Telkom. Ini pukulan berat bagi investor untuk mengembangkan bisnis VoIP saat ini. Persepsi VoIP itu disamakan seperti masuknya internet ke Indonesia, yakni internet itu porno," ungkapnya.Seperti diberitakan sebelumnya, Telkom saat ini tersandung kasus dugaan pencurian pulsa dalam telekomunikasi berbasis VoIP. Sejumlah karyawan Telkom, bahkan dari jajaran Direksi, menjadi tersangka dalam kasus ini. Demikian halnya dengan sejumlah perusahaan yang bermitra dengan Telkom dalam bisnis VoIP. (ketepi/)






Hide Ads