Jurus Operator Seluler Hadapi Lonjakan Trafik Data Saat PPKM Darurat - Halaman 2

Jurus Operator Seluler Hadapi Lonjakan Trafik Data Saat PPKM Darurat

Agus Tri Haryanto - detikInet
Senin, 05 Jul 2021 08:15 WIB
Industri Perhotelan Bertahan di Tengah Corona
Foto: Industri Perhotelan Bertahan di Tengah Corona (Istimewa)


Telkomsel

Begitu pula Telkomsel, sejak awal masa darurat pandemi COVID-19 tahun lalu, Telkomsel telah menyiagakan jaringan untuk mengantisipasi lonjakan trafik layanan seiring tingginya potensi penggunaan layanan data oleh masyarakat.

Saat ini, dengan sudah ditetapkannya PPKM Darurat, upaya penanganan pengamanan trafik jaringan yang telah dilakukan Telkomsel adalah dengan menyiagakan kapasitas tambahan guna mengantisipasi lonjakan trafik komunikasi, terutama trafik layanan berbasis data dan digital, dengan memaksimalkan fungsi seluruh spektrum besar yang dimiliki Telkomsel, yakni frekuensi 900, 1800, 2100, dan 2300 Mhz.

Hingga periode kuartal satu 2021 ini, Telkomsel telah menggelar lebih dari 234.000 BTS yang hampir seluruhnya terhubung dengan jaringan broadband 3G dan 4G/LTE, yang melayani 95% wilayah populasi di seluruh pelosok negeri.

Pengamanan jaringan selama masa PPKM Darurat akan tetap melanjutkan upaya yang telah dilakukan sejak awal pandemi, terutama difokuskan di wilayah residensial dan juga titik posko penanggulangan COVID-19, seperti rumah sakit dan kantor pemerintahan terkait.

"Kami memprediksi akan ada peningkatan trafik layanan khususnya penggunaan layanan berbasis broadband di sejumlah titik yang menjalankan masa PPKM Darurat di Pulau Jawa dan Bali, namun lonjakan trafik tersebut masih cukup stabil dan tetap dapat diantisipasi oleh Telkomsel," ungkap General Manager External Corporate Communications Telkomsel, Aldin Hasyim.


XL Axiata

Dan XL Axiata pun berkomitmen untuk mendukung kelancaran dan kenyamanan masyarakat selama beraktifitas di rumah ketika PPKM Darurat diberlakukan.

"Dengan memastikan pelayanannya kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik, termasuk dalam kesiapan jaringan, customer service, distribusi produk dan layanan," ujar Group Head Corprate Communications XL Axiata Tri Wahyuningsih.

Kesiapan jaringan yang sudah kami lakukan :

  • Monitoring terhadap performa dan kualitas jaringan tentu terus menerus dilakukan XL Axiata selama 24 jam untuk mengantisipasi potensi lonjakan trafik di wilayah perumahan.
  • Upaya preventive berupa pengechekan secara langsung di setiap lokasi BTS juga rutin dilakukan team XL Axiata bersama partner untuk mendeteksi dan mengetahui kemungkinan-kemungkinan potensi gangguan di lapangan, misal kondisi perangkat, battery, genset dsb sehingga langkah-langkah antisipasi juga bisa segera dilakukan sejak awal untuk memastikan kondisi jaringan tetap prima (penggantian perangkat dan sebagainya).
  • Upaya lainnya, bilamana aliran listrik tetap mati, dan pasokan suppy listrik dari battery cadangan serta genset terbatas, maka kami melakukan upaya pengalihan trafik jaringan dari BTS yang terdampak mati listrik ke BTS BTS lainya yang berada di sekitar lokasi BTS terdampak, sehingga layanan tetap bisa dinikmati oleh pelanggan.
  • Bilamana terjadi peningkatan trafik layanan, kami juga akan melakukan penyeimbangan (balancing) trafik terlebih dahulu untuk memastikan perfoma jaringan tetap terjaga sehingga kenyamanan pelanggan tidak terganggu, dan tentu juga dibarengi dengan proses monitoring.
  • Melakukan penambahan kapasitas dan perluasan jaringan di berbagai wilayah mengikuti perkembangan peningkatan trafik harian, termasuk khususnya wilayah residential.
  • Dukungan MBTS di Kawasan Pemukiman/Residensial.
  • Terus melakukan peningkatan kapasitas, jaringan core, transport melalui fiberisasi dan sebagainya sehingga kenyamanan pelanggan dalam menggunakan layanan data selama WFH dan PJJ tetap terjaga.
  • Berkoordinasi dengan institusi terkait dalam melakukan tugas pembangunan dan pemeliharaan selama PPKM Darurat berlaku.
(agt/afr)