Hadirkan 5G, Indosat Ooredoo Dukung Solo Kembangkan Smart City

Hadirkan 5G, Indosat Ooredoo Dukung Solo Kembangkan Smart City

Yudistira Perdana Imandiar - detikInet
Kamis, 24 Jun 2021 17:40 WIB
Indosat Ooredoo
Foto: Dok. Indosat Ooredoo
Jakarta -

Indosat Ooredoo telah meluncurkan layanan 5G komersialnya di Indonesia. Solo dipilih sebagai kota pertama yang mendapatkan jaringan 5G Indosat Ooredoo.

Presiden Direktur dan CEO Indosat Ooredoo Ahmad Al-Neama mengatakan peluncuran layanan 5G komersial merupakan bagian dari kemitraan baru dengan Pemerintah Kota Solo untuk mendukung pemulihan ekonomi. Kemitraan tersebut juga mencakup kolaborasi di ranah pemberdayaan UMKM, pendidikan talenta digital, dan pengembangan smart city.

"Saya sangat bersyukur dan bangga dapat meluncurkan layanan 5G komersial pertama Indosat Ooredoo di Solo untuk menunjukkan kekuatan transformatif 5G kepada anak muda, komunitas digital, dan bisnis di kota yang menakjubkan ini. Kami percaya teknologi ini akan membantu mengakselerasi transformasi digital masyarakat Indonesia dan mendorong inovasi bisnis di semua industri. Hari ini menandai awal perjalanan kami dalam mendorong revolusi 5G di seluruh negeri, memajukan bangsa menuju masa depan yang mendukung 5G," ungkap Ahmad dikutip dalam keterangan tertulis, Rabu (23/6/2021).

"Melalui layanan 5G ini, kami ingin menumbuhkan semangat #BangkitBersama5G di Solo dan #HighFiveUntukIndonesia di seluruh Indonesia, mewujudkan misi Indosat Ooredoo untuk mendorong kehidupan masyarakat yang lebih baik melalui kekuatan teknologi. Pada kesempatan ini, kami juga ingin berterima kasih kepada Pemerintah Indonesia atas kepercayaan dan dukungan yang berkelanjutan terhadap perusahaan," imbuh Ahmad.

Ahmad menguraikan Indosat Ooredoo fokus mengoptimalkan pengalaman 5G di tiga tujuan penggunaan. Pertama, menghadirkan broadband seluler yang ditingkatkan untuk kualitas video nirkabel yang lebih baik, video game, dan aplikasi seluler intensif data lainnya. Kedua, melanjutkan visi Kota Pintar dan Industri 4.0 di Solo melalui penerapan teknologi pembelajaran mesin (Machine Learning) dan otomatisasi operasi. Ketiga, edutainment pintar yang menggabungkan kekuatan teknologi Augmented Reality (AR) dan Virtual Reality (VR).

Adapun dalam rangka dukungan pemberdayaan UMKM di Solo, Indosat Ooredoo memberikan etalase bagi produk-produk dari 'Rasa Solo Hampers' di aplikasi myIM3. Indosat Ooredoo juga akan melatih sepuluh ribu UMKM Solo untuk go digital. Selain itu, perusahaan telekomunikasi dengan ikon warna kuning ini menyediakan layanan UCan untuk menawarkan pinjaman mikro kepada para pelaku UMKM di Solo guna mendukung pertumbuhan bisnis mereka.

Di ranah pendidikan talenta digital, Indosat Ooredoo akan memfasilitasi pelatihan dan pembinaan content creator bagi dua ribu anak muda dan komunitas gerakan muda di Kota Solo. Perusahaan juga akan memfasilitasi pelatihan Augmented Reality (AR) bagi 500 developer muda asal Solo.

Sementara itu, terkait dengan pengembangan Solo sebagai smart city berikutnya, Indosat Ooredoo akan membangun pusat informasi pintar di Balai Kota yang menghubungkan pusat komando kota, dengan lebih dari 2.700 RT untuk menghadirkan informasi yang real-time di seluruh kota.

Penyediaan layanan 5G Indosat Ooredoo turut diapresiasi Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia Johnny G. Plate. Ia menyebut kehadiran 5G akan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

"Selamat kepada Indosat Ooredoo yang telah secara resmi meluncurkan layanan komersial 5G pertamanya di Solo. Saya percaya 5G akan mendorong produktivitas dan pertumbuhan ekonomi nasional, berkat teknologinya yang unggul," ujar Johnny.

"Meskipun 4G masih menjadi tulang punggung transformasi digital di Indonesia, kami berharap komersialisasi 5G tahap awal ini dapat berkontribusi mewujudkan visi nasional menjadi digital powerhouse di kawasan. Mari bersama kita pastikan kehadiran layanan 5G ini akan membawa beragam manfaat bagi bangsa dan berdampak signifikan terhadap pemulihan ekonomi," lanjutnya.

CEO Huawei Indonesia Jacky Chen yang juga hadir pada acara peluncuran 5G Indosat Ooredoo di Solo menyampaikan, keberadaan jaringan konektivitas generasi terbaru akan mempermudah masyarakat dalam berbagai hal.

"Teknologi 5G ditemukan seiring upaya untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dan mengejar inovasi teknologi. Kami percaya 'kedua roda' tersebut akan terus bergerak maju menuju kemungkinan masa depan yang tak terbatas, mulai dari konektivitas tanpa batas, pengembangan Kota Pintar, transformasi digital, hingga akselerasi pertumbuhan ekonomi digital," ungkap Jacky.

"Teknologi akan terus menciptakan nilai lebih dan mendorong inovasi. Kami senang dapat menjadi bagian dari tonggak sejarah, bersama dengan mitra terpercaya kami Indosat Ooredoo dan masyarakat Solo, untuk membangun Indonesia yang lebih cerdas dan terhubung," katanya menambahkan.

Kemitraan Indosat Ooredoo dengan Pemerintah Kota Surakarta bertujuan untuk mendorong respons yang kolaboratif dalam mengakselerasi pemulihan ekonomi, melalui pemberdayaan UMKM dan memberikan kesempatan bagi anak muda untuk mengasah seluruh potensi mereka.

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengatakan kehadiran 5G bukan sekadar kecepatan internet, tapi juga semakin memudahkan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan publik.

"Sebetulnya sebelum 5G Pemkot Solo sudah melakukan tahapan smart city. Seperti layanan dalam satu genggaman, tidak perlu datang ke kantor bisa. Tentu adanya 5G akan mempercepat pelayanan publik. Pelayanan menjadi dipermudah dan tidak terbatas jam kerja, tapi bisa 24 jam," kata Gibran.

Setelah peluncuran 5G tahap awal di Solo, Indosat Ooredoo berencana untuk memperluas layanan 5G komersial ke kota-kota besar lainnya di Indonesia, termasuk Jakarta, Surabaya, dan Makassar.

(akn/fay)