Internet 4G dan 5G Tak Optimal Gegara 2G dan 3G, Ini Kata Menkominfo

Internet 4G dan 5G Tak Optimal Gegara 2G dan 3G, Ini Kata Menkominfo

Agus Tri Haryanto - detikInet
Selasa, 08 Jun 2021 13:51 WIB
Ilustrasi smartphone
Foto: Adi Fida Rahman/detikINET
Jakarta -

Menurut riset Opensignal layanan 4G dan 5G di Indonesia akan optimal apabila spektrum yang dipakai 2G dan 3G dialihkan ke teknologi terbaru. Bagaimana tanggapan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate mengatakan bahwa adopsi 5G saat ini masih bertahap dan terbatas.

Sebagai informasi, layanan 5G secara komersial dihadirkan pada 27 Mei 2021 lalu, di mana Telkomsel menjadi operator seluler pertama yang menggelar jaringan seluler kelima itu di Indonesia.

Telkomsel membawa 5G ke beberapa titik di Jabodetabek, yaitu Alam Sutera, BSD, Kelapa Gading, Pondok Indah, Pantai Indah Kapuk, Widya Chandra, Bandara Soekarno-Hatta, dan Telkomsel Smart Office.

Selain itu, wilayah yang pertama kali mencicip layanan 5G Telkomsel, yakni Medan, Batam, Bandung, Surabaya, Solo, Denpasar, Makassar, dan Balikpapan.

"Mengingat adopsi 5G yang masih bertahap dan terbatas, perlu ditekankan bahwa keberadaan 5G tidak akan menggantikan 4G," kata Menkominfo kepada detikINET, Selasa (8/6/2021).

Lebih lanjut, Johnny menyebutkan bahwa layanan 4G dan 5G akan beroperasi secara berdampingan alias co-existing, sehingga, kata Menkominfo, tidak tepat untuk mempertentangkan kebijakan dua teknologi ini.

Sementara mengenai nasib 2G dan 3G sejak kehadiran 5G, Menkominfo mengungkapkan itu diserahkan kepada operator seluler.

"Migrasi 2G-3G ke 4G juga menjadi prioritas operator seluler secara nasional. Di wilayah 3T, pemerintah juga akan memperkuat infrastruktur 4G terlebih dahulu," pungkasnya.



Simak Video "Jaringan 5G di Denpasar Capai 613 Mbps"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/fay)