WhatsApp Bisa Terancam di Era 5G, Kenapa?

WhatsApp Bisa Terancam di Era 5G, Kenapa?

Fino Yurio Kristo - detikInet
Kamis, 27 Mei 2021 20:40 WIB
Ilustrasi WhatsApp
Aplikasi WhatsApp. Foto: dok. Rawpixel
Jakarta -

Era 5G di Indonesia sudah di depan mata. Telkomsel menjadi operator pertama yang mengimplementasikannya pada hari ini, 27 Mei 2021. Banyak hal baru bisa dilakukan melalui jaringan 5G, bahkan ada kemungkinan layanan seperti WhatsApp terancam. Kenapa?

Pada saat ini, komunikasi orang mengandalkan layanan semacam WhatsApp, Facebook Messenger, iMessage atau SMS tradisional. WhatsApp misalnya jadi andalan karena punya begitu banyak fungsi ketimbang SMS dan mudah digunakan.

Akan tetapi nasib SMS akan berbeda di era 5G. "Dibandingkan SMS tradisional, messaging 5G adalah aplikasi multimedia ringan yang melekat di perangkat, bukan seperti aplikasi SMS usang di Android. Messaging 5G dapat mengirim media jauh lebih besar dibanding SMS tradisional, foto kualitas tinggi, file, video dan lokasi," sebut Tu Jiashun, ilmuwan dari ZTE.

Siapapun yang punya ponsel 5G akan bisa menggunakan fungsi tersebut. Lalu apa bedanya dengan layanan Over The Top (OTT) seperti WhatsApp dan semacamnya sehingga teknologi ini berpotensi jadi ancaman?

"Jawabannya adalah 5G messaging lebih kredibel, lebih mudah diakses dan lebih aman. 5G messaging adalah Rich Communication Service (RCS) dengan kapabilitas, fungsionalitas dan kemudahan OTT tanpa perlu download atau berlangganan pada aplikasi baru," paparnya, dikutip detikINET dari Mobile Industry Eye, Kamis (27/5/2021).

Pesan RCS sendiri yang merupakan pengembangan SMS sudah lama ada, namun belum banyak peminatnya. Nah, jaringan 5G mungkin akan memberikan napas baru sekaligus sumber pendapatan bagi operator. Ada perkiraan pasar RCS akan naik menjadi USD 3,9 miliar di tahun 2025.

"Sistemnya memungkinkan kecepatan lebih tinggi dan user experience superior dibanding SMS tradisional atau layanan OTT. RCS menawarkan kemampuan komunikasi dengan konten kaya secara instan dengan perangkat dan jaringan apapun," paparnya.

Pesan di 5G messaging dapat dikirim dan diterima dengan operator dan perangkat apapun seperti halnya SMS. Itu berbeda dengan WhatsApp yang misalnya, tidak bisa berkirim pesan ke layanan lain seperti WeChat.

RCS sendiri menjadi bisnis yang besar di China seiring kedatangan era 5G. Dengannya, komunikasi modern bisa diakses oleh siapapun tanpa perlu mengunduh aplikasi atau login. Namun demikian tentu apakah teknologi ini nantinya bisa mengancam WhatsApp yang sudah banyak diandalkan orang merupakan pertanyaan yang masih sukar dijawab.



Simak Video "Pekan Ini Jaringan 5G Telkomsel Bisa Dinikmati di Kota Berikut"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/fay)