Syarat Penting Supaya Jaringan 5G Optimal di Indonesia

Selamat Datang 5G

Syarat Penting Supaya Jaringan 5G Optimal di Indonesia

Aisyah Kamaliah - detikInet
Minggu, 23 Mei 2021 18:02 WIB
BEIJING, CHINA - April 16: Orang-orang berdiri di depan toko Apple yang mengiklankan ponsel berkemampuan 5G pada 16 April 2021 di sebuah distrik perbelanjaan di Beijing, Cina. China mengumumkan pertumbuhan ekonomi yang kuat sebesar 18,3 persen pada kuartal pertama 2021, dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu ketika ekonomi terbesar kedua di dunia itu terhenti karena pandemi COVID-19. (Photo by Kevin Frayer/Getty Images)
Ada syarat penting yang harus diperhatikan agar jaringan 5G optimal di Indonesia. Foto: Getty Images/Kevin Frayer
Jakarta -

Penggelaran 5G di Indonesia sudah semakin dekat. Tapi ada syarat penting yang harus diperhatikan agar jaringan 5G optimal di Indonesia.

Salah satu hal penting telah disampaikan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate. Pada 30 April lalu, Menteri Johnny menyebutkan dibutuhkan setidaknya spektrum sebesar 2.047 MHz untuk menghadirkan jaringan 5G.

Berdasarkan proyeksi kebutuhan pengembangan 5G, Menkominfo mengungkapkan sebesar spektrum 2.047 MHz atau masih kekurangan 1.310 MHz yang diperlukan sampai tahun 2024-2025. Sehingga, kata Johnny, melakukan tata ulang frekuensi di semua level band adalah keniscayaan.

Disampaikannya, saat ini dan ke depannya, pemerintah terus melakukan farming dan refarming spektrum untuk menjaga ketersediaan pita frekuensi yang memadai untuk pengembangan 5G di Tanah Air.

Untuk saat ini, Telkomsel telah menetapkan diri menjadi operator seluler pertama di Indonesia yang melakukan Uji Layak Operasi (ULO) 5G dan dinyatakan lolos. Telkomsel pun dapat segera menggelar 5g secara komersial kepada penggunanya.

Menteri Johnny mengatakan Telkomsel menggelar layanan 5G ini memanfaatkan pita frekuensi radio 2,3 GHz untuk data plane dan pita frekuensi radio 1.800 MHz untuk control plane. Proses ULO 5G yang dilakukan Telkomsel bersama Kominfo berlangsung tiga hari, 19-21 Mei 2021.

Direktur Utama Telkomsel Setyanto Hantoro pun angkat suara soal langkah Telkomsel. Berdasarkan pengakuannya, setelah lulus tahap ULO, rencana pergelaran 5G Telkomsel akan dilakukan secara terbatas sebagaimana yang terjadi pada teknologi 3G dan 4G pada tahap awal.

"Jika skala ekonominya sudah dapat maka 5G akan menyebar dengan sendirinya. Jadi akan pada titik tertentu dahulu," jelasnya.



Simak Video "Pekan Ini Jaringan 5G Telkomsel Bisa Dinikmati di Kota Berikut"
[Gambas:Video 20detik]
(ask/fay)