Pendapatan Naik, Laba XL Axiata Malah Terjun

Pendapatan Naik, Laba XL Axiata Malah Terjun

Agus Tri Haryanto - detikInet
Senin, 15 Feb 2021 17:42 WIB
Teknisi XL Axiata melakukan pemeliharaan perangkat BTS di kawasan Pantai Pulau Merah, Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (14/3/2019). XL Axiata berkomitmen untuk terus membangun infrastruktur jaringan data dan internet cepat guna mendukung pengembangan potensi ekonomi daerah termasuk sektor pariwisata.
BTS XL Axiata. Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

XL Axiata mampu meningkatkan pendapatan mencapai Rp 26,018 triliun di kuartal keempat 2020 atau naik 3% dari tahun ke tahun (YoY). Namun di sisi lain, laba perusahaan justru menyusut menjadi Rp 679 miliar.

Di tiga bulan terakhir 2020, trafik data tumbuh 8% dibandingkan kuartal sebelumnya yang hanya 1,27 Terabyte. Bila ditarik lebih luas, sepanjang 2020, trafik data XL Axiata melonjak 47% YoY dari 3.320 Petabyte menjadi 4.869 Petabyte.

Pertumbuhan lalu lintas data di jaringan operator seluler yang identik warna biru ini karena pertambahan jumlah pelanggan, semula 56,88 juta, sekarang menjadi 57,89 juta.

Di tahun lalu, XL Axiata gencar membangun jaringan 4G yang mana saat ini sudah menyentuh di angka 458 kota/kabupaten di berbagai wilayah Indonesia dengan lebih dari dukungan 54 ribu Base Transceiver Station (BTS) 4G.

Bahkan, kontribusi pendapatan dari data mencapai 92%, dengan penetrasi smartphone mencapai 89% yang merupakan tertinggi secara industri. Rata-rata pendapatan per pelanggan atau ARPU campuran meningkat dari tahun sebelumnya Rp sebesar 35.000 menjadi Rp 36.000.

Sayangnya dari sisi pendapatan dari layanan data yang malah turun 4% secara kuartal dari Rp5,68 triliun pada kuartal ketiga, menjadi Rp5,43 triliun pada kuartal keempat 2020.

Presiden Direktur & CEO XL Axiata Dian Siswarini mengatakan, sepanjang tahun 2020, kami berfokus pada keunggulan operasional untuk mendorong digitalisasi bisnis dengan menerapkan otomatisasi dan simplicity.

"Pada saat yang sama, kami juga terus membangun keintiman dengan pelanggan, dengan memastikan kedua merek, yaitu XL dan AXIS mencapai NPS (net promotor score) yang kuat pada segmen pelanggan yang menjadi target melalui beragam produk yang sesuai kebutuhan mereka, serta peningkatan kualitas jaringan secara berkesinambungan," tutur Dian dalam siaran persnya, Senin (15/2/2021).

"Terkait pandemi, kami memastikan kelangsungan bisnis perusahaan tidak terganggu dengan menerapkan adaptasi pada norma baru," ucapnya menambahkan.

Tak hanya jaringan 4G yang diperluas oleh XL Axiata, perusahaan juga menyiapkan jaringan menuju 5G dengan terus melanjutkan proses fiberisasi jaringan, sebagai cara mendukung peningkatan kualitas jaringan data di setiap area karena salah satu manfaat dari proses ini adalah kapasitas jaringan transport menjadi lebih besar.

XL Axiata mengklaim fiberisasi terbukti mampu meningkatkan kualitas jaringan untuk menopang sejumlah layanan data dengan kapasitas besar, seperti antara lain live video streaming.



Simak Video "Menkominfo Ungkap Hal yang Bakal Berubah Jika Jaringan 5G Meluncur"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/fay)