XL Janjikan Layanan 3G Semester Dua 2006
- detikInet
Jakarta -
Usai memenangkan lelang lisensi frekuensi 3G, XL akan mengembangkan layanan dan aplikasi berbasis 3G. Targetnya, layanan tersebut sampai ke konsumen pada paruh kedua 2006.Hari ini, setelah melalui proses lelang tanggal 7 dan 8 Februari 2006, PT.Excelcomindo Pratama Tbk. (XL) berhasil mendapatkan lisensi 3G untuk penyelenggaraan layanan 3G di Indonesia. Pengumuman resmi akan diberikan pemerintah pada tanggal 14 Februari, setelah masa sanggah. "Ini merupakan berita yang sangat menggembirakan bagi XL," ungkap Christian Manuel de Faria, Presiden Direktur XL. "Kami yakin akan dapat mengembangkan layanan-layanan data dan aplikasi berbasis 3G, untuk memenuhi kebutuhan pasar konsumen dan korporasi. Kami harap layanan-layanan tersebut akan bisa dinikmati oleh para pelanggan XL pada paruh kedua 2006."XL adalah salah satu pemenang dalam lelang 3G, yang mengajukan nilai penawaran terbesar kedua (Rp 188 miliar). Lelang juga diikuti oleh lima perusahaan telekomunikasi terkemuka di Indonesia, untuk 1 blok pasangan 5 Mhz frekuensi 3G. Sementara itu, beberapa perusahaan lain juga berhasil mendapatkan lisensi untuk penyelenggaraan layanan 3G di Indonesia. Penawaran tertinggi diajukan PT. Telkomsel dengan nilai penawaran Rp 218 miliar, dan penawaran terbesar ketiga diajukan PT. Indosat yang besarnya Rp 160 miliar.XL mengaku sudah siap untuk jadi penyelenggara 3G. "Kami telah memiliki kesiapan, baik teknis sebagaimana telah dibuktikan dalam uji coba 3G XL Oktober lalu, maupun kemampuan non-teknis, yang memadai," tegas Rudiantara, Direktur Corporate Affairs XL. "Kami berkomitmen untuk membangun infrastruktur 3G sesuai dengan rencana yang kami sampaikan kepada pemerintah, malahan kami berharap bisa melakukannya lebih cepat," imbuhnya.Lebih jauh Rudiantara menjanjikan akan memberi layanan 3G berkelas dunia. "Sebagai anak perusahaan dari Telekom Malaysia, dan juga sebagai mitra strategis dari Vodafone, salah satu perusahaan selular terbesar di dunia, XL akan memberikan layanan-layanan 3G yang berskala dan berkelas dunia, termasuk layanan 3G roaming," tuturnya.Sementara itu, CEO Telekom Malaysia International Sdn Bhd (TMI), Yusof Annuar Yaacob, menyampaikan kegembiraannya akan keberhasilan ini. "Lisensi 3G di Indonesia ini adalah suatu aset strategis bagi kami sebagai pemegang saham XL," ungkapnya. "Dalam konteks kemitraan dengan Vodafone, saya rasa hanya tinggal diimplementasikan saja." (nks)
(ketepi/)