Investasi di Gojek, Seberapa Digital Sih Telkomsel?

Investasi di Gojek, Seberapa Digital Sih Telkomsel?

Nurcholis Maarif - detikInet
Jumat, 27 Nov 2020 21:15 WIB
Telkomsel, Ilustrasi Telkomsel, Logo Telkomsel
(Foto: Agus Tri Haryanto/detikINET)
Jakarta -

Telkomsel baru saja mengumumkan USD 150 juta atau Rp 2,1 triliun ke PT Aplikasi Karya Anak Bangsa atau Gojek. Bekerja sama dengan Gojek dan ekosistemnya yang luas, Telkomsel ingin mengakselerasi transformasinya sebagai digital telco company.

Sebelumnya Direktur Utama Telkomsel, Setyanto Hantoro mengatakan kolaborasi antara Telkomsel dan Gojek berawal dari visi yang sama dari kedua belah pihak, yaitu untuk mempertegas posisi pemain lokal sebagai tuan rumah di negeri sendiri.

"Kami sangat bangga berkesempatan untuk berkolaborasi dengan platform kebanggaan anak bangsa yang terus memberikan dampak positif bagi jutaan rakyat Indonesia, pada setiap aspek kehidupan sehari-hari," ujar dia dalam keterangan resmi, dikutip Jumat (27/11/2020).

"Kami percaya, kerja sama dengan Gojek dan ekosistemnya yang luas juga akan mengakselerasi transformasi Telkomsel sebagai digital telco company dan memperkuat konsistensi perusahaan dalam membangun ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan, walaupun di saat kita masih menghadapi situasi penuh tantangan di tengah pandemi," imbuhnya.

Menurut Setyantono, semangat kolaborasi akan terus menjadi fondasi Telkomsel dalam menghadirkan manfaat teknologi digital di seluruh sektor kehidupan seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

Ingin mengakselerasi transformasinya sebagai digital telco company, sebenarnya seberapa digital sih Telkomsel saat ini?

Dilihat dari situs resminya, Telkomsel sudah melakukan transformasi digital sejak tahun 2016 lalu untuk mencapai target menciptakan ekosistem digital di Indonesia. Misalnya saat itu Telkomsel pertama kalinya meresmikan GraPARI digital pertama di Mall Pondok Indah 3.

Di tahun selanjutnya, Telkomsel mulai semakin gencar mengembangkan transformasi digital. Misalnya dengan meluncurkan GraPARI virtual, meluncurkan Telkomsel Fleetsight (layanan IoT untuk solusi pengelolaan kendaraan/armada perusahaan), dan melakukan uji coba teknologi 5G pertama di Indonesia.

Telkomsel lalu mulai menghadirkan berbagai pelayanan digital untuk mengakselerasi kebutuhan gaya hidup digital pada tahun 2018. Saat itu, Telkomsel memelopori komersialisasi teknologi Narrowbrand IoT, meluncurkan MAXstream, merilis game mobile ShellFire, dan menghadirkan pengalaman teknologi 5G di Asian Games.

Telkomsel juga terus mengeluarkan inovasi teknologi terdepan. Mulai dari transformasi layanan keuangan TCASH menjadi LinkAja, meluncurkan by.U sebagai layanan seluler digital prabayar pertama di Indonesia, serta uji coba dan demo 5G untuk sektor industri.

Telkomsel menyebut transformasi ke arah bisnis digital tersebut tetap dibarengi dengan memperkuat layanan telekomunikasi. Adapun transformasi bisnis digital berlaku di seluruh sektor, baik business to business (B2B) dan business to consumer (B2C).

Pada segmen B2B, melalui Telkomsel myBusiness, Telkomsel melakukan penetrasi terhadap solusi-solusi digital seperti Digital Advertising (MyADS Telkomsel), Big Data (Telkomsel MSight), dan Internet of Things (Telkomsel IoT) untuk dapat menciptakan terobosan-terobosan lintas industri.

Sedangkan pada segmen B2C, sebagai perusahaan yang mengutamakan customer-centricity ditunjukkan melalui produk-produk digital yang sesuai kebutuhan pelanggan. Portofolio Telkomsel di dalam layanan digital sendiri meliputi Digital Lifestyle (MAXstream, LangitMusik, Dunia Games), Mobile Financial Services (LinkAja), dan Digital Banking (MBanking Telkomsel).

Kolaborasi terbaru dengan Gojek disebut jadi salah satu langkah untuk mengakselerasi transformasinya sebagai digital telco company. Kedua raksasa ini ingin memperkuat layanan digitalnya, mendorong inovasi dan produk baru, serta meningkatkan kenyamanan bagi para pengguna dan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Kerja sama ini juga akan membuka berbagai peluang kolaborasi lainnya yang memanfaatkan skala gabungan dari kedua perusahaan sehingga dapat menjangkau jutaan masyarakat Indonesia di seluruh nusantara. Sinergi melalui teknologi dan ekosistem dari kedua perusahaan karya anak bangsa ini juga akan mendorong percepatan transformasi digital di Indonesia.

Pengguna Gojek dan Telkomsel dapat menantikan beberapa inisiatif yang akan memberikan manfaat dan kenyamanan lebih, seperti produk baru yang dikembangkan bersama, serta program-program inovatif yang dapat memberikan penghematan biaya seperti promosi bersama dan bundling produk.

Kedua perusahaan juga akan berkolaborasi di bidang gaya hidup digital serta mengembangkan solusi teknologi periklanan digital yang dapat dimanfaatkan oleh para pelaku usaha di berbagai skala bisnis. Selebihnya, Gojek dan Telkomsel juga bekerja sama dalam bidang pemberdayaan talenta melalui pertukaran pengalaman dan program pembinaan keahlian profesional sebagai bentuk upaya meningkatkan sumber daya manusia teknologi di Indonesia.

Aksi korporasi ini juga disebut merupakan bagian dari perjalanan Telkomsel dalam menjalankan tiga pilar digital, yaitu sebagai penyedia konektivitas digital, layanan digital serta platform digital, yang saat ini menjadi landasan bagi perusahaan untuk menghadirkan ragam produk digital yang berpusat pada pelanggan dan layanan yang memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia sehari-hari.

(ega/fay)