Jurus TelkomGroup Jadikan Indonesia Go Digital, Apa Saja?

Jurus TelkomGroup Jadikan Indonesia Go Digital, Apa Saja?

Angga Laraspati - detikInet
Sabtu, 31 Okt 2020 15:10 WIB
Logo Telkom
Foto: Ari Saputra
Jakarta -

TelkomGroup terus berupaya menuju perusahaan telekomunikasi digital dengan fokus pada 3 domain bisnis yaitu digital connectivity, digital platform, dan digital services. Ini juga sejalan dengan agenda Menteri BUMN Erick Thohir sebagai Menteri BUMN soal peningkatan kapabilitas digital dan pemanfaatan teknologi untuk memajukan ekonomi nasional.

Hingga pertengahan tahun 2020, melalui program Indonesia Digital Network, TelkomGroup menghadirkan konektivitas secara masif dengan menggelar 165.805 km atau setara 4 kali keliling bumi jaringan tulang punggung fiber optic yang menyambungkan Sabang sampai Merauke ke Eropa dan Amerika Serikat.

"Seluruh infrastruktur kabel optik TelkomGroup juga telah menjangkau 489 Ibu Kota Kabupaten (IKK). Kemudian infrastruktur lainnya seperti 228 ribu BTS Telkomsel yang menjangkau 99% populasi, 3 satelit, dan 22 data center," ungkap pihak TelkomGroup dalam keterangan tertulis, Sabtu (31/10/2020).

Telkom juga mengakselerasi domain digital platform dengan cara mengembangkan layanan data center & cloud pada tahap awal yang kemudian menyediakan smart platform sebagai enabler berbagai layanan dan solusi ICT.

Ada beberapa platform digital yang telah dikembangkan Telkom dan telah dimanfaatkan instansi/korporasi untuk mendukung aktivitas bisnisnya, di antaranya Antares, BigBox Big Data dan BigBox Developer API (Application Programming Interface).

Antares merupakan platform IoT (Internet of Things) yang menyediakan fitur data storage, device management, dan provisioning untuk memudahkan pengembangan ide-ide IoT. Di sisi lain, BigBox Big Data adalah solusi penerapan platform dan analisis big data untuk menghasilkan pemahaman mendalam (insight) yang sesuai dengan kebutuhan bisnis dan operasional perusahaan.

"Sedangkan BigBox Developer API merupakan platform yang menyediakan API siap pakai yang dapat membantu developer atau perusahaan yang akan mengembangkan bisnis baru dengan fokus Time to Market," imbuh pihak TelkomGroup.

Telkom juga tengah membangun Telkom HyperScale Data Center (HDC), yaitu data center skala besar berstandar global dengan sertifikasi tier 3 dan 4. Kehadiran Telkom HDC yang memiliki spesifikasi, fasilitas, dan service level terbaik, melengkapi 22 data center yang sudah ada. Dengan adanya fasilitas ini TelkomGroup semakin mengukuhkan diri sebagai market leader bisnis data center.

Telkom juga mengembangkan berbagai produk dan layanan digital yang ditujukan untuk beragam segmen baik Business to Consumer (B2C) maupun Business to Business (B2B), yang terdiri dari Games, e-Commerce, Video TV, e-Health, e-Education, Logistic Solution, dan Financial Solution.

Tidak hanya dalam konteks bisnis, TelkomGroup yang juga memiliki kapabilitas digital juga mendukung Pemerintah dalam hal penanganan COVID-19. Melalui pemanfaatan big data, Telkom mendukung inisiasi Kementerian BUMN dengan menyediakan dashboard digital information management untuk memonitoring dan bahan pengambilan keputusan Satgas Penanganan COVID-19.

Selain itu, TelkomGroup juga membangun infrastruktur internet di berbagai lokasi penting seperti Wisma Atlet Kemayoran yang kini menjadi Rumah Sakit Darurat COVID-19.



Simak Video "Meski Tak Lagi Diblokir, Telkom Masih Pelototi Konten Netflix"
[Gambas:Video 20detik]
(prf/ega)