Percepat Transformasi, Telkomsel Lepas 6.050 Menara

Percepat Transformasi, Telkomsel Lepas 6.050 Menara

Agus Tri Haryanto - detikInet
Rabu, 21 Okt 2020 10:44 WIB
Telkomsel genap berusia 25 tahun. Selama itu pula, operator seluler ini telah mencapai lebih dari 170 juta pelanggan dan membangun 209 ribu BTS di seluruh Indonesia.
Menara BTS Telkomsel (Foto: Telkomsel)
Jakarta -

Telkomsel berupaya memuluskan percepatan transformasi perusahaan. Untuk mewujudkannya, operator seluler ini pun melepas 6.060 menara telekomunikasi.

Ribuan menara telekomunikasi tersebut dialihkan kepemilikannya ke Mitratel, yang masih sama-sama di bawah naungan induk perusahaan Telkom. Pengalihan kepemilikan menara tersebut dilakukan bertahap hingga ditargetkan rampung pada akhir triwulan pertama 2021.

Direktur Utama Telkomsel Setyanto Hantoro menuturkan bahwa kesepakatan ini sebagai komitmen untuk melanjutkan transformasi perusahaan yang yang sekaligus akan memperkuat penataan portofolio Telkom Group dengan pelepasan 6.050 menara telekomunikasi yang dimiliki.

"Ke depan Telkomsel akan fokus pada bisnis utamanya sebagai perusahaan telekomunikasi digital terdepan di Indonesia dengan salah satu prioritas strategi bisnis dengan memperkuat ekosistem digital melalui ketersediaan layanan digital connectivity terbaik dan merata serta mengembangkan potensi layanan digital services dan digital platform terkini bagi seluruh masyarakat Indonesia," ungkap Setyanto.

Dengan melepas 6.050 menara telekomunikasi dari Telkomsel ke Mitratel, Telkomsel dapat fokus berperan menghadirkan produk dan layanan digital terkini.

Hal itu juga akan diimplementasikan dengan mengedepankan pengelolaan aset dan kinerja organisasi yang lebih ideal dan efektif, sehingga upaya percepatan transformasi perusahaan dalam bisnis layanan digital dapat semakin terwujud serta memperkuat ekosistem gaya hidup digital yang inklusif di Indonesia.

"Dana yang diperoleh dari transaksi ini akan dimaksimalkan untuk mengembangkan investasi dalam membangun ekosistem digital Telkomsel, dengan terus menjadi yang terdepan untuk menghadirkan konektivitas, layanan, serta platform berbasis digital yang customer-centric," pungkas Setyanto.

Sementara bagi Mitratel, seperti disampaikan Direktur Utama Mitratel Theodorus Ardi Hartoko, aksi korporasi tersebut merupakan salah satu strategi bisnis untuk meningkatkan kapabilitas dari sisi aspek infrastruktur telekomunikasi.

"Kami yakin bahwa pengalihan kepemilikan 6.050 menara telekomunikasi milik Telkomsel akan memperkuat bisnis Mitratel secara fundamental. Ini menjadi potensi yang baik dan menciptakan nilai tambah bagi Mitratel yang akan berdampak positif pada penguatan industri telekomunikasi nasional, khususnya sektor menara telekomunikasi," pungkas Theodorus.



Simak Video "Telkom Bantah Kerdilkan Netflix!"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/fay)