Dengan Power Up, Smartfren Bidik Pertumbuhan 3 Juta Pelanggan

Dengan Power Up, Smartfren Bidik Pertumbuhan 3 Juta Pelanggan

Agus Tri Haryanto - detikInet
Rabu, 10 Jun 2020 20:42 WIB
Deputy CEO Smartfren Djoko Tata Ibrahim saat menjelaskan produk layanan seluler prabayar berbasis digital, Power Up.
Dengan Power Up, Smartfren Bidik Pertumbuhan 3 Juta Pelanggan. (Foto: Screenshoot)
Jakarta -

Smartfren baru saja merilis layanan seluler prabayar digital Power Up. Melalui Power Up, operator seluler ini mengincar pertumbuhan hingga tiga juta pelanggan.

"Harapannya sampai akhir tahun ini bisa menambah dua sampai tiga juta pelanggan dengan Power Up," ujar Deputy CEO Smartfren Djoko Tata Ibrahim dalam konferensi pers secara virtual, Rabu (10/6/2020).

Diketahui, berdasarkan jumlah pelanggan pada kuartal pertama 2020, Smartfren memiliki 24,8 juta. Itu artinya, Smartfren memungkinkan untuk menambah lebih dari 26 juta pelanggan di penghujung tahun 2020.

Rasa optimisme anak perusahaan Sinar Mas ini tak terlepas dari pertumbuhan dari tahun ke tahun. Menurut Djoko, pertumbuhan Smartfren lebih dari 50-70% setiap tahunnya.

Selain itu, Djoko juga menyakini bahwa Power Up tidak akan jadi kanibal terhadap produk layanan yang telah diluncurkan Smartfren sebelumnya. Djoko mengatakan bahwa Power Up hanya menyasar generasi anak muda yang hidupnya tak terlepas dari dunia digital.

Dengan menyasar generasi muda yang lebih dekat dengan dunia digital, Power Up yang dirancang dengan sentuhan digital ini diharapkan dapat mendongkrak jumlah pelanggan Smartfren.

"Power Up ini eksklusif membership dan ini ditunjukkan untuk anak mudah yang kreatif, yang hidup digital," ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, pengguna Power Up bisa mengatur kuota dan layanan yang ingin diaksesnya. Dengan pengaturan yang berada di tangan konsumen sendiri, pelanggan bisa menikmati kuota yang telah dipilihnya itu.



Simak Video "Berapa Kira-kira Harga Paket Internet 5G? Ini Jawaban Smartfren"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/fay)