Nokia Klaim Raih Rekor 5G Paling Ngebut Sedunia

Nokia Klaim Raih Rekor 5G Paling Ngebut Sedunia

Rachmatunnisa - detikInet
Jumat, 22 Mei 2020 17:44 WIB
BARCELONA, SPAIN - FEBRUARY 22:  A logo sits illuminated outside the Nokia pavilion on the opening day of the World Mobile Congress at the Fira Gran Via Complex on February 22, 2016 in Barcelona, Spain. The annual Mobile World Congress hosts some of the worlds largest communications companies, with many unveiling their latest phones and wearables gadgets.  (Photo by David Ramos/Getty Images)
Nokia Klaim Raih Rekor 5G Paling Ngebut Sedunia. Foto: David Ramos/Getty Images
Jakarta -

Nokia mengumumkan jaringannya meraih rekor 5G tercepat di dunia dalam jaringan Over-the-Air (OTA) miliknya di Dallas, Texas, Amerika Serikat (AS).

Memanfaatkan spektrum 5G 800 MHz dari gelombang milimeter komersil dan fungsi dual connectivity (EN-DC), Nokia meraih kecepatan 5G hingga 4,7 Gbps pada uji coba di perangkat base station yang telah terpasang di sebagian besar jaringan komersial milik operator AS.

Solusi ini tak hanya menyediakan kecepatan mobile broadband yang tak tertandingi bagi pengguna, tetapi juga memungkinkan operator menawarkan beragam layanan latency-sensitive bagi perusahaan, seperti layanan network slicing untuk aplikasi tertentu.

Kecepatan yang tercatat tersebut diraih dengan mengkombinasikan delapan saluran 100 MHz dari spektrum gelombang milimeter pada pita 28 GHz dan 39 GHz, menyediakan bandwidth 800 MHz, dan spektrum LTE 40 MHz menggunakan fungsi EN-DC yang terdapat pada solusi AirScale milik Nokia.

EN-DC memungkinkan perangkat-perangkat tersambung secara serentak ke jaringan 5G dan LTE, serta mentransmisi dan menerima data dari kedua teknologi air-interface.

Artinya, perangkat dapat menerima hasil yang lebih tinggi dibandingkan ketika terhubung ke jaringan 5G atau LTE secara terpisah. Kecepatan ini diraih pada jaringan 5G cloud-base (vRAN) dan konfigurasi baseband klasik.

Melalui keterangan resminya, Nokia menjelaskan bahwa solusi AirScale Radio Access milik Nokia merupakan solusi 5G terdepan dan end-to-end sehingga memungkinkan operator secara global mengkapitalisasi aset-aset spektrum 5G mereka.

Solusi tersebut menawarkan scaling berkapasitas besar serta latensi dan konektivitas terdepan, yang mendukung semua teknologi air-interface berada pada perangkat akses radio yang sama.

"Ini adalah pencapaian besar yang mencerminkan kerja keras tim yang sangat brilian dan lancar. Apresiasi terdalam untuk setiap detil ketelitian dan kerja keras tim," komentar Chief Analyst dari LightCounting Market Research Stéphane Téral.

Dengan kata lain, menurut Téral, agregasi 8 komponen carrier dalam domain gelombang milimeter memperlihatkan kepada dunia bahwa terdapat MIMO yang jauh lebih besar dan membuka RAN tidak hanya untuk memberikan layanan 5G komersil yang berkualitas, tetapi juga membuka jalan bagi pengembangan sistem Terahertz di masa depan.

"Pencapaian ini sangat penting dan signifikan bagi pengembangan layanan 5G di AS, khususnya ketika konektivitas dan kapasitas merupakan hal yang sangat krusial," kata President of Mobile Networks Nokia Tommi Uitto.

"Ini memperlihatkan kepercayaan operator-operator terhadap portfolio end-to-end global kami dan berbagai progres yang telah kami lakukan untuk memberikan pengalaman 5G terbaik kepada pelanggan," sambungnya.

Ditambahkannya, Nokia telah memasok radio mmWave kepada sebagian besar operator di AS dan mereka berharap dapat terus melanjutkan kerja sama dengan para operator di masa mendatang.



Simak Video "Blokir Huawei, Inggris Gandeng Nokia Jadi Pemasok Jaringan 5G"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/afr)