Bantu Karyawan Hadapi COVID-19, Bos Indosat Beri Bonus Rp 318 Miliar

Bantu Karyawan Hadapi COVID-19, Bos Indosat Beri Bonus Rp 318 Miliar

Agus Tri Haryanto - detikInet
Minggu, 29 Mar 2020 11:13 WIB
Logo Indosat Ooredoo
Indosat Ooredoo cairkan bonus Rp 318 Miliar untuk karyawannya. (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

President Director & CEO Indosat Ooredoo Ahmad Al-Neama mengumumkan akan mencairkan bonus total Rp 318 miliar kepada para karyawannya. Wah, untuk apa?

Bonus tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan kesehatan dan kesejahteraan karyawan Indosat Ooredoo dalam menghadapi merebaknya virus corona COVID-19. Adapun bonus total sebesar Rp 318 miliar ini merupakan bonus tahunan perusahaan yang dicairkan lebih awal.

Dalam surat yang ditulis Ahmad kepada pegawai Indosat Ooredoo yang beredar, dijelaskan bahwa perusahaan menyampaikan ucapan terima kasih kepada karyawannya atas kreatif dan kolaboratif mereka dalam menjalani perusahaan dan pelanggan, terutama di masa krisis saat ini.

Ahmad menuturkan dalam kondisi sekarang ini, masing-masing punya kontribusi dan pentingnya untuk bersatu sebagai masyarakat.

"Saya dan tim manajemen senior selalu memikirkan Anda dan memberikan prioritas pertama dan utama terhadap kesehatan serta keselamatan Anda dan keluarga Anda," ujarnya.

Bos Indosat ini juga mengungkapkan kalau perusahaan akan memberikan lebih banyak fokus dan anggaran untuk pengembangan keterampilan karyawan, khususnya terkait cara bekerja secara digital sebagai bagian dari misi perusahaan menjadi perusahaan telekomunikasi digital terkemuka di Indonesia.

"Kami telah bekerja untuk menjaga karyawan kami seaman mungkin. Kita berkomitmen untuk melakukan apapun untuk kesejahteraan semua karyawan," kata Ahmad terkait pembayaran bonus ini.

SVP Corporate Communication Indosat Ooredoo Turina Farouk tak menampik kabar tersebut saat detikINET mengonfirmasi operator yang identik warna kuning merah ini.

"Ya, betul ada bonus yang diberikan perusahaan," kata Turina, Sabtu (28/3/2020).



Simak Video "Aturan Pembatasan Keluar-Masuk Kota Makassar Diperpanjang!"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/afr)