Sejumlah BTS Terimbas Banjir, Ini Jaminan Operator

Sejumlah BTS Terimbas Banjir, Ini Jaminan Operator

Virgina Maulita Putri - detikInet
Selasa, 25 Feb 2020 12:39 WIB
CHIBA, JAPAN - SEPTEMBER 20:  A booth attendant plays a video game on a smartphone during the Tokyo Game Show 2018 on September 20, 2018 in Chiba, Japan. The Tokyo Game Show is held from September 20 to 23, 2018.  (Photo by Tomohiro Ohsumi/Getty Images)
Sejumlah BTS Terkena Imbas Banjir, Operator Jamin Layanan Tetap Normal Foto: Tomohiro Ohsumi/Getty Images
Jakarta -

Banjir melanda sebagian wilayah di Jabotabek pada Selasa (25/2) pagi dan menghambat aktivitas warga. Layanan seluler pun turut terdampak tapi operator menjamin layanan akan tetap normal.

Pihak Smartfren mengatakan ada beberapa BTS di wilayah Jabotabek yang terkena pemadaman listrik PLN saat banjir terjadi. VP Technology Relations and Special Project Smartfren Munir Syahda Prabowo mengatakan saat ini BTS tersebut telah didukung energi cadangan.

"Terkait dengan bencana banjir yang melanda Jakarta, memang ada beberapa site BTS yang terkena dampak dari banjir disebabkan adanya pemadaman listrik PLN, namun karena semua site sudah dilengkapi battery sebagai power supply cadangan sehingga tidak begitu berpengaruh terhadap kualitas layanan," kata Munir dalam keterangan yang diterima detikINET, Selasa (25/2/2020).

Walau layanan tidak terpengaruh, Munir mengatakan tim teknis Smartfren tetap memantau kondisi sejak dini hari demi antisipasi situasi dan kondisi berikutnya.

Sementara itu, Indosat Ooredoo juga melaporkan ada beberapa BTS mereka yang mengalami gangguan pasokan listrik akibat banjir. Layanan mereka sempat terdampak dan saat ini sedang diupayakan untuk segera pulih.

"Kami mohon kesabaran pelanggan karena kami masih terus berupaya sesegera mungkin memulihkan layanan kami. Saat ini kondisi sudah berangsur pulih dan BTS yang terdampak sudah kembali normal," kata SVP-Head of Corporate Communications Indosat Ooredoo, Turina Farouk dalam keterangannya.

Lebih lanjut Turina mengatakan, pihak Indosat Ooredoo terus memantau kondisi lewat Indosat Ooredoo Network Operation Center (INOC).

"Kami terus melakukan pemantauan melalui Indosat Ooredoo Network Operation Center (INOC) untuk memastikan pelanggan mendapatkan pengalaman terbaik menggunakan layanan telekomunikasi kami," sambungnya.

"Ada 100 bts yg terdampak karena pemadaman PLN lebih dari 4 jam. Kami sdh melakukan optimisasi jaringan sehingga hampir tidak ada blank spot karena pemadaman pln ini. Kami juga mengerahkan mobile genset untuk menghidupkan yang terkena pengaruh pemadaman," sebut Danny Buldansyah, Wakil Presiden Direktur Tri.

"Jumlah BTS yg terdampak karena pemadaman BTS kali ini berkurang sekitar 25% dibandingkan pada banjir pada tahun baru. BTS nya pun baru mati setelah 4 jam setelah pemadaman," cetusnya.

Sebelumnya, Telkomsel dan XL juga menegaskan layanannya tetap lancar. Aldin Hasyim selaku General Manager External Corporate Communications Telkomsel menyebut secara umum, kondisi jaringan dan layanan Telkomsel masih berjalan normal dan dalam pemantauan secara intensif.

"Saat ini di sejumlah titik di Jabotabek dan sekitarnya yang terdampak hujan deras yang merata dan mengakibatkan banjir juga telah dilakukan pemadaman listrik sebagai langkah antisipasi. Untuk itu, Telkomsel telah menggunakan pasokan listrik cadangan dengan mengaktifkan battery dan menyiagakan sejumlah mobile genset sebagai pendukung operasional BTS di sejumlah titik wilayah terkait," demikian penjelasannya.

Sementara pihak XL menyatakan sudah ada laporan masuk mengenai sebagian kecil BTS terdampak, terutama yang berlokasi di area yang terkena pemadaman listrik. Namun mereka sudah melakukan langkah antisipasi.

"Kami sudah siapkan langkah-langkah antisipatif antara lain dengan rekayasa jaringan dan mobilisasi genset. Semaksimal mungkin kami akan berusaha untuk menjaga layanan tetap normal karena di saat yang seperti ini pasti layanan telekomunikasi dan data sangat dibutuhkan pelanggan dan masyarakat," tambahnya.



Simak Video "Penampakan Banjir di China yang Tewaskan Puluhan Nyawa"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/fyk)