Rabu, 29 Jan 2020 21:34 WIB

Kapan Indonesia 5G, Menkominfo Bilang Santuy Aja

Agus Tri Haryanto - detikInet
Terobosan Teknologi 5G di Tahun 2019 Foto: detik
Jakarta -

Di saat negara lain sudah meluncurkan layanan 5G, bahkan Jepang mulai bersiap-siap menuju 6G. Indonesia tak ingin buru-buru alias santuy soal 5G.

Sampai sekarang, Indonesia masih berupaya untuk menyebarkan akses jaringan 4G di berbagai penjuru negeri. Meskipun di samping itu, operator seluler sudah melakukan uji coba 5G dengan berbagai kasus, baik untuk kebutuhan pemerintah hingga hiburan.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate tak menampik bahwa 5G merupakan teknologi yang bisa jadi penunjang keberadaan mobil tanpa awak sampai menggerakan robot di dunia industri. Akan tetapi, biaya investasi 5G terbilang mahal.

"Jangan buru-buru, trial-nya aja belum selesai," ungkap Johnny di Jakarta, Selasa kemarin (28/1/2020).

Johnny kemudian mengatakan bahwa saat ini pemerintah sedang 'bersih-bersih' spektrum yang nantinya dipergunakan untuk menggelar layanan jaringan seluler generasi kelima itu.

"Kan sekarang lagi berproses itu berlangsung terus-menerus, ada yang berakhir, kosong, ada yang dipindah, tersedia. Proses yang berlangsung terus-menerus," sebutnya.

Menkominfo juga memaparkan ada tiga faktor pertimbangan pemerintah dalam memutuskan soal 5G ini. Pertama, tentu pilihan teknologi, terkait dengan kebijakan-kebijakan atau arah arah keputusan teknologi yang akan ditempuh.

Kedua, pemerintah memperhatikan faktor ekonominya, teknologi mana yang secara kompetitif lebih bermanfaat untuk Indonesia. Terakhir, pemerintah juga harus memperhatikan letak dan posisi geostrategis, karena 5G juga terkait dengan geostrategis.



Simak Video "Nasib 5G di Tangan Menkominfo Baru: Ambisi Itu Ada, Tapi..."
[Gambas:Video 20detik]
(agt/fay)