Indosat Naikkan Kapasitas Tidak Hanya untuk Lebaran
- detikInet
Jakarta -
Indosat mengatakan selalu berupaya meningkatkan kualitas layanan dan jaringannya, khususnya di hari-hari besar ketika terjadi kecenderungan peningkatan trafik komunikasi. Tidak hanya untuk Lebaran, jaringan Indosat juga siap untuk Natal dan Tahun Baru nanti.Hal itu, menurut Dirut PT Indosat, Hasnul Suhaemi, diupayakan malalui peningkatan layanan yang cukup signifikan pada Lebaran tahun ini. Lebih besar dibanding Lebaran tahun lalu. Layanan itu antara lain dilakukan melalui peningkatan kapasitas SMS, diperkuatnya jaringan, layanan customer service 24 jam dan posko mudik di 24 titik selama Lebaran. Indosat juga mengklaim, cakupan jaringannya telah menjangkau 85 persen dari seluruh populasi di Idnonesia. Hingga 30 September 2005, Indosat telah memiliki 4.851 BTS yang tersebar di 392 kabupaten, di seluruh propinsi. Berdasarkan data trafik telekomunikasi seluler Indosat (SMS maupun suara), selama Lebaran tahun 2005, terjadi kenaikan 2 hingga 3 kali lipat, dibanding jam sibuk pada hari normal. Sementara tingkat keberhasilan (success rate) mencapai lebih dari 88 persen.Pada lebaran tahun lalu, trafik SMS tertinggi mencapai 50 juta SMS per hari. "Dari tahun ke tahun naik dari 18 juta, 23 juta, 50 juta, lalu 82 juta tahun ini. Ini bukti orang makin malas ngomong," kata Hasnul dalam acara Halal Bihalal bersama wartawan, Kamis (24/11/2005).Sementara itu, Senior Vice President Quality and Nektwork Improvement Indosat, Asly Sembiring Meliala, trafik SMS pada jam sibuk di hari biasa, pada Oktober 2005 mencapai 35 juta sampai 38 juta SMS per hari. "Sedangkan pada November, saat H-1 Lebaran, trafik tertinggi SMS mencapai 82 juta SMS per hari atau ada kenaikan 125 persen," kata Asly."Lalu pada hari H, trafik itu berkurang jadi 70 juta SMS per hari. Malah voice yang meningkat," imbuhnya. Sembiring mengatakan, Indosat meningkatkan kapasitas jaringannya sebensar 4 kali lipat pada H-1 hingga H+7. Selain untuk Lebaran, peningkatan kapaistas juga diperlukan guna mengantisipasi Natal dan Tahun Baru.Sedangkan pada Natal dan Tahun Baru sendiri, Indosat mengaku tidak khawatir dengan lonjakan trafik telekomunikasi. Asly memperkirakan, lonjakan saat Natal hanya mencapai 80 persen dari lonjakan Lebaran. "Lonjakannya tak sehebat Lebaran. Paling hanya sekitar 60 jutaan. Lagipula tak ada perpindahan area pelanggan, layaknya saat Lebaran," ungkapnya.Menurut Hasnul, lonjakan mungkin terjadi saat sehari menjelang Natal dan Tahun Baru, tanggal 24 sampai 31 Desember. SMS sendiri, kata Hasnul, memberi kontribusi sebesar 35 persen untuk ARPU (average revenue per user) dan total pendapatan.
(ketepi/)