Rabu, 11 Des 2019 10:09 WIB

Laporan dari Shenzhen

Kata Oppo soal Kapan 5G Diadopsi di Indonesia

Aisyah Kamaliah - detikInet
Foto: Reuters Foto: Reuters
Shenzhen - Di saat negara lain sibuk bersiap bahkan sudah meluncurkan 5G, Indonesia masih terbentur sejumlah masalah sehingga belum memastikan kapan jaringan kelima ini masuk.

Meski demikian, PR Manager Oppo Indonesia Aryo Meidianto mengatakan, Oppo optimistis dengan perkembangan 5G selama mengikuti beberapa hal.

Yang pertama menurutnya adalah peraturan dan payung hukum. Ia mengatakan jika peraturan dan payung hukumnya sudah dipastikan, setelahnya baru bisa kita membicarakan 5G lebih jauh lagi.



"Frekuensinya gimana, aplikasinya apa aja, perangkatnya apa aja yang mau dipakai, pemanfataannya untuk apa saja. Kalau jaringan dan aturan belum ada kita belum bisa macam-macam," ucapnya kepada detikINET di sela acara Oppo Inno Day, Selasa (10/12/2019), Shenzen, China.

Oppo terbilang serius dalam mengembangkan 5G. Karenanya, ia memiliki sejumlah research center di beberapa negara yang telah memiliki perangkat yang mendukung 5G. Sayangnya, Indonesia belum termasuk. Aryo pun memprediksi di Asia Tenggara, Singapura akan menjadi negara tercepat yang mengadopsi 5G.

Kembali lagi, Aryo mengatakan ini akan tergantung dari sikap pemerintah dalam menyikapi era 5G. Oppo pun siap untuk turun tangan membantu jika memang diperlukan.

"Kalau pemerintah sudah menetapkan jaringan, dan yang namanya peraturan pasti cepat. Kita 4G aja ada. Masa di negara lain sudah 5G kita masih 4G? Kita mendorong dan mendukung pemerintah bagaimana 5G bisa cepat terlaksana," ujarnya.



Aryo pun menekankan ini bukan soal penjualan perangkat tapi lebih pada pembangunan ekosistem-ekosistem kecil yang muncul, misalkan startup startup baru yang akan memanfaatkan jaringan internet cepat. Selain itu, di era internet cepat, Internet of Thing pun dapat dikembangkan lebih jauh lagi sehingga kehidupan masyarakat bisa terbantu.

Kata Oppo soal Kapan 5G Diadopsi di Indonesia


Simak Video "Nggak Cuma Boyong Teknologi, Huawei Juga Transfer Ilmu Soal 5G"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/rns)