Jumat, 08 Nov 2019 12:06 WIB

Negara Lain Siap-siap 5G, China Sudah Mau 6G

Rachmatunnisa - detikInet
Foto: Quartz Foto: Quartz
Beijing - Sejumlah negara di dunia mulai menggunakan jaringan generasi kelima alias 5G. Berbeda dengan China, mereka sudah bersiap untuk konektivitas 6G.

Kementerian Teknologi dan Sains China mengumumkan, pihaknya sudah membentuk dua tim untuk mengawasi riset dan studi 6G. Pembentukan tim ini secara resmi menandai upaya pemerintah setempat untuk mengakselerasi pengembangan teknologi jaringan generasi keenam tersebut.


Dikutip dari Quartz, Jumat (8/11/2019), tim ini terdiri dari 37 ahli dari universitas, institusi sains dan korporasi yang akan memberikan masukan kepada pemerintah dalam berbagai keputusan terkait dengan 6G.

5G dan 6G merujuk pada generasi kelima dan keenam jaringan wireless mobile. Untuk diketahui, 5G disebut memiliki kecepatan transmisi data 10 kali lebih cepat dari 4G yang dirilis pada 2009. Bagaimana dengan 6G? Terlalu dini memprediksi akan seperti apa 6G. Jadi, kita masih belum akan secanggih apa 6G nantinya.

Jaringan 5G di China sendiri baru digelar secara penuh baru-baru ini. Mengingat wilayah dan penduduknya yang masif, komersialisasi jaringan 5G di China disebut yang terbesar di dunia.

Sejumlah konsumen masih gusar terkait kecepatan dan harga yang diberlakukan. Padahal dengan download tembus 1 Gbps, jaringan 5G digadang-gadang akan mengakselerasi mobil otomatis dan lain-lain. Namun saat ini, kecepatannya belum sesuai angan-angan.


Isu lain adalah tentang harga. Layanan 5G dengan kuota 30 GB harganya 125 yuan per bulan (sekitar Rp 250 ribu) yang disebut lebih mahal dari sebelumnya. Belum lagi untuk dapat menikmati 5G, ponselnya harus kompatibel dan banderol harganya saat ini masih tinggi.

Simak Video "Nggak Cuma Boyong Teknologi, Huawei Juga Transfer Ilmu Soal 5G"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/fay)