Kamis, 17 Okt 2019 06:59 WIB

'Tol Langit' Bisa Bikin Ekonomi Digital RI Tancap Gas

Agus Tri Haryanto - detikInet
Foto: Agus Tri Haryanto/detikINET Foto: Agus Tri Haryanto/detikINET
Jakarta - Berbagai proyek infrastruktur, termasuk yang terbaru Palapa Ring, telah diselesaikan pemerintah. Adanya proyek yang belakangan disebut 'tol langit' itu disebut Kementerian Koordinator Perekonomian akan meningkatkan ekonomi berbasis digital.

"Ini akan meningkatkan ekonomi berbasis digital," ujar Asisten Deputi Telematika & Utilitas Kementerian Koordinator Perekonomian, Eddy Satriya di Jakarta.


Dipaparkan Eddy, sejak 2012 sampai 2017, sektor ICT memberikan pertumbuhan di atas 7%. Angka tersebut terus tumbuh pada tahun berikutnya.

"Tumbuh double digit, kecuali pada tahun 2018 yang tumbuh 7,17%," kata dia.

Beroperasinya Palapa Ring yang ditandai dengan peresmian oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) kemarin, diyakini Eddy, akan mendukung pertumbuhan ekonomi yang positif. Terlebih di ekonomi internet yang diperkirakan akan terus meningkat.

Diketahui, saat ini ekonomi digital Indonesia naik empat kali lipat dibanding tahun 2015 menjadi USD 40 miliar pada tahun 2019.

Sampai tahun 2025, Eddy mengatakan, ekonomi digital RI bisa menyentuh USD 130 miliar dengan keberadaan layanan ride hailing, e-commerce, hingga digital payment.

"Angkanya lebih besar bila mempertimbangkan sektor perbankan, telekomunikasi, kesehatan, pendidikan," ucap Eddy.


Berbicara kemungkinan tumbuhnya unicorn baru pada tahun 2020, Eddy mengaku tidak bisa memprediksikannya. Sekedar informasi, Indonesia memiliki startup bergelar unicorn yang di antaranya Gojek, Traveloka, Tokopedia, Bukalapak, dan Ovo.

"Tapi, saya yakin satu atau dua unicorn bisa muncul," pungkas dia.

Simak Video "Jokowi Resmikan Palapa Ring, Tulang Punggung Internet Cepat"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/afr)