Rabu, 21 Agu 2019 15:00 WIB

Menkominfo Sebut Hologram 5G Bisa Jadi Killer App Capres 2024

Agus Tri Haryanto - detikInet
Foto: Agus Tri Haryanto/detikINET Foto: Agus Tri Haryanto/detikINET
Jakarta - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara memprediksi bahwa penggunaan teknologi hologram, di atas jaringan 5G, bisa meledak pada tahun 2024. Termasuk buat para kandidat capres di tahun politik tersebut.

Pernyataan tersebut disampaikan Rudiantara usai melihat langsung berjalan lancarnya uji coba komunikasi via hologram dengan memanfaatkan jaringan 5G, yang dilakukan XL Axiata (XL).

"(Teknologi hologram) ini tahun 2024 jadi bisnis besar," ujar Menkominfo mengawali sambutannya di acara pengujian jaringan 5G oleh XL di Gedung XL Axiata, Jakarta, Rabu (21/8/2019).




Di tahun tersebut, Rudiantara menyakini bahwa teknologi 5G sudah makin dikenal oleh masyarakat luas, di mana itu artinya sudah menyasar pasar consumer. Sebelumnya, penerapan 5G di Indonesia ini khususnya selalu dikaitkan dengan dunia industri.

"Saya mengalami tahun 2019. Untuk apa? Untuk kampanye presiden," ucapnya melanjutkan, merujuk pada penggunaan teknologi hologram pada kampanye pilpres 2019.

Berdasarkan pengalamannya, Rudiantara mengisahkan hologram yang ada saat ini masih terbilang ribet akibat diperlukannya beragam ketersediaan alat pendukung seperti genset dan reflektor, yang harganya mahal dan bisa mencapai USD 1.000 untuk sekali pakai.

Menkominfo Sebut Hologram 5G Bisa Jadi Killer App Capres 2024Foto: Agus Tri Haryanto/detikINET

"Jadi, bayangkan 2024 mulai setidaknya masuk pasar consumer untuk 5G. (Hologram) ini salah satu aplikasi yang mungkin jadi killer app, untuk siapa? untuk calon presiden 2024," tuturnya.

Menkominfo mengungkapkan, calon presiden RI di masa mendatang tak perlu lagi menyambangi berbagai daerah untuk melakukan kampanye. Dengan struktur geografis Indonesia yang merupakan negara kepulauan dan sangat luas, perjalanan tersebut memakan waktu.

"Calon presidennya tidak perlu jalan kemana-mana. (calon) presidennya di suatu tempat tapi ada di mana-mana. Hologram ini akan jadi bisnis besar di 2024 karena akan mengurangi perjalanan salah satu calon presiden," sebutnya.




Pria yang akrab disapa Chief RA ini berseloroh kepada Presiden Direktur XL Axiata Dian Siswarini agar mereka mendekati calon presiden 2024 yang dimaksud.

"Ini bisnis bisa jadi salah satu killer app 5G untuk 2024. Jadi Bu Dian, kalau mau, XL dari sekarang incer siapa kira-kira siapa calon presiden 2024. Dekati tim kamapanyenya, yang penting bisnisnya dapet teman-teman operator," kata dia berkelakar.

Di samping itu, Rudiantara juga mengatakan manfaat 5G tak semata bikin teknologi hologram jadi lebih nyata dan lancar. Bisa pula dipakai di bidang kesehatan, misalnya operasi jarak jauh, sebab 5G menawarkan latensi yang lebih rendah dari jaringan sebelumnya.




Simak Video "Menkominfo: 500 Ribu Lebih URL Digunakan untuk Sebar Hoax soal Papua"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/krs)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com