Jumat, 17 Mei 2019 20:12 WIB

Wow! Kecepatan 5G di AS Tembus 1 Gbps

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Foto: detikINET/Anggoro Suryo Jati Foto: detikINET/Anggoro Suryo Jati
Jakarta - Operator seluler Verizon sudah meluncurkan layanan 5G-nya di Amerika Serikat. Ketika diuji kecepatannya menembus 1 Gbps.

Verizon sebenarnya pertama meluncurkan jaringan 5G-nya pada bulan April lalu di Chicago, AS. Tapi saat pertama diluncurkan, jaringan 5G itu masih terbatas cakupannya. Begitu pula dengan kecepatannya, yang meskipun lebih kencang ketimbang 4G, namun tak cukup membuat iri.

Namun kini Samsung merilis Galaxy S10 5G, yang juga hadir secara ekskusif untuk Verizon. Dan ketika diuji oleh sejumlah media teknologi di AS, kecepatan yang didapat mencapai 1 Gbps. Salah satu yang mengujinya adalah Chris Welch dari The Verge dan juga Jessica Dolcourt dari Cnet.


Welch menyebut kalau jaringan 5G itu cakupannya masih terbatas. Namun ketika menemukan titik dengan sinyal yang bagus, Galaxy S10 5G yang dipakainya bisa menembus kecepatan 1 Gbps. Sebagai perbandingan, sebutnya, iPhone XS Max yang dipakainya hanya bisa mendapat kecepatan 20 Mbps ketika diuji.




Kecepatan yang sering didapatnya dalam pengujian ini adalah 700 Mbps, yang terbilang lazim. Bahkan angka 1 Gbps itu bisa ditembus, bahkan lebih kencang dari itu, bisa didapat ketika pengguna berada di dekat node 5G.

Sebagai gambaran, dengan kecepatan jaringan 5G ini, episode pilot dengan kualitas 'high' Netflix bisa diunduh dalam waktu 8 detik saja. Sementara film Iron Man 2 dengan kualitas tertinggi bisa diunduh di aplikasi Amazon Prime Video dalam waktu 90 detik saja.

Namun agar lebih seimbang, Welch juga menyebut sejumlah masalah yang dihadapi oleh jaringan baru ini. Jaringan 5G membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk bisa mencapai cakupan jaringan yang setara dengan jaringan LTE yang ada saat ini.

Lalu teknologi milimeter wave yang dipakai juga disebutnya tak akan cukup untuk menopang jaringan 5G ini. Pasalnya jaringan 5G Verizon yang ada saat ini bisa dibilang sama sekali tak bisa diakses ketika di dalam ruangan.




Kecepatan jaringan internet bisa merosot drastis ketika penggunanya berjalan menjauh dari node 5G. Dan sinyal ini akan langsung hilang ketika pengguna tak lagi berada di 'line of sight' node tersebut.

Oh ya, Welch juga menambahkan kalau saat ini belum ada pengguna selain penguji yang memakai jaringan 5G Verizon tersebut. Tentunya ketika semakin banyak pengguna yang memakai jaringan ini, kecepatannya akan menurun.

Sebagai perbandingan, detikINET pernah merasakan jaringan LTE dengan kecepatan menembus 100 Mbps ketika jaringan ini baru dikomersialisasikan di Indonesia. Namun kini ketika penggunanya sudah banyak, kecepatan rata-rata yang didapat ketika melakukan pengujian menggunakan aplikasi Speedtest.net berkisar di angka 50-70 Mbps.


(asj/fyk)