Sabtu, 04 Mei 2019 08:15 WIB

Rencana Besar Dirut Indosat Sebelum Mendadak Mundur

Agus Tri Haryanto - detikInet
Chris Kanter. Foto: Agus Tri Haryanto/inet Chris Kanter. Foto: Agus Tri Haryanto/inet
Jakarta - Sesaat setelah diangkat jadi Direktur Utama dan CEO Indosat Ooredoo pada Oktober lalu, Chris Kanter ingin membawa dan mengukuhkan perusahaannya ini sebagai operator seluler terbesar kedua di Indonesia.

Menjadi nomor dua industri seluler di Tanah Air merupakan tujuan realistis Chris dalam menakhodai Indosat Ooredoo. Indosat enggan mengungkapkan jumlah pelanggannya pasca registrasi SIM card prabayar. Sebelum, registrasi yang digelar oleh pemerintah, jumlah pelanggan operator ini lebih dari 100 juta.

"Realistis saja, kita ingin Indosat kembali menjadi nomor dua yang kuat di industri seluler," ucapnya begitu didapuk jadi nakhoda Indosat.



Chris yang sebelumnya Komisaris perseroan selama delapan tahun 'turun gunung' menjadi bos Indosat menggantikan Joy Wahjudi. Ooredoo yang merupakan pemegang saham mayoritas Indosat Ooredoo rupanya meminta langsung agar Chris menempati kursi direktur utama dan CEO perusahaan.

"Ini Sheikh Abdulla Bin Mohammed Bin Saud Al Thani (Chairman Ooredoo Group) yang langsung minta saya agar pimpin Indosat, makanya saya terima," ucapnya.

Disampaikannya, ia telah mendapatkan komitemen dari Sheikh Abdulla terkait sisi pendanaan, terkait rencana menggeber jaringan 4G ke depannya. Sekitar USD 2 miliar sudah dianggarkan oleh Indosat Ooredoo.

"Angka tersebut belum final, akhir tahun bisa kita publish," imbuhnya.

Tiga Jurus Chris

Untuk menjadi operator seluler terbesar kedua di Indonesia, pria kelahiran Manado ini memiliki tiga jurus, di antaranya people, process, dan business sebagai kendaraan transformasi perusahaannya.

Chris mengungkapkan hal pertama yang akan ia kerjakan bukan soal kas perusahaan, melainkan sumber daya manusia (SDM).

"Sumber daya manusia merupakan aset utama industri. Saya ingin Indosat bisa menempatkan orang di area operasi internasional dari Ooredoo, bukan mengumpulkan ekspatriat," tuturnya.



Manajemen baru diharapkan akan menjadi motor penggerak perusahaan untuk bergerak lebih cepat dalam mengeksekusi berbagai rencana strategis dan target perusahaan ke depannya.

"Saya ingin bawa perusahaan untuk berlari," pungkasnya ketika itu.

Sayang kini Chris telah mengundurkan diri dari jabatannya. Penggantinya ditunjuk nama Ahmad Abdulaziz Al Neama sebagai Direktur Utama Indosat Ooredoo yang baru dan mulai aktif pada 2 Mei 2019.


Tonton juga video Indosat Ooredoo Pastikan Jaringan Aman Meski Trafik saat Lebaran Tinggi:

[Gambas:Video 20detik]


Rencana Besar Dirut Indosat Sebelum Mendadak Mundur
(fyk/fyk)