Senin, 29 Apr 2019 10:24 WIB

China Minta Inggris Tak Diskriminasi Huawei

Fino Yurio Kristo - detikInet
Kantor Huawei. Foto: Reuters Kantor Huawei. Foto: Reuters
London - Pemerintah China meminta agar Inggris tidak melakukan diskriminasi pada perusahaan yang terlibat dalam perkembangan jaringan 5G. Negara Kerajaan itu juga diharapkan menolak tekanan dari negara lain soal pemblokiran Huawei.

Seperti diketahui, Huawei menurut pemerintah Amerika Serikat rentan menjadi alat mata-mata China dan menyarankan negara lain memblokir perangkat mereka. Huawei berulangkali membantah tudingan yang sampai sekarang belum ada buktinya itu.

Inggris masih belum memutuskan apa yang akan mereka lakukan pada Huawei. Tapi sumber menyatakan bahwa National Security Council (NSC) kemungkinan akan melarang Huawei terlibat dalam komponen kunci jaringan 5G Inggris dan membatasi akses pada komponen lainnya.



Duta besar China untuk Inggris, Liu Xiaoming, dalam kolomnya di Sunday Telegraph, membela bahwa Huawei punya rekam jejak bagus dalam soal keamanan. Inggris seharusnya membuat keputusan secara independen dan berdasarkan kepentingan nasional.

"Hal terakhir yang dibutuhkan dunia adalah diskriminasi apapun terhadap perusahaan yang terlibat dalam pengembangan 5G. Hal terakhir yang diharapkan China dari 'Global Britain' yang terbuka dan adil adalah level permainan yang tidak sama," tulis dia.

Liu memahami bahwa perhatian terhadap adanya isu keamanan dalam jaringan 5G merupakan sesuatu yang lumrah. Tapi hal tersebut dapat dikendalikan tanpa harus melarang.

"Risiko harus dianggap serius namun tidak seharusnya memunculkan ketakutan. Mereka bisa dikendalikan dengan negara dan perusahaan bekerja sama," tambahnya.

(fyk/fyk)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed