Jumat, 04 Jan 2019 22:21 WIB

Sinyal Masuk Pulau, Warga Bisa Halo-halo dari Morotai

Rachmatunnisa - detikInet
Foto: Rachmatunnisa/detikINET Foto: Rachmatunnisa/detikINET
Morotai - Warga Desa Waringin, Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, merasa senang dan bersyukur dengan kehadiran Base Transceiver Station (BTS) di daerah mereka.

Hal ini disampaikan Kepala Desa Waringin Ayatudin Samsudin saat menyambut kedatangan Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Rudiantara yang meninjau BTS 2G di sana.

"Dulu kalau ada saudara sakit, dua hari kemudian baru tahu kabar. Tapi dengan upaya pemerintah, dalam hal ini pak Bupati dan pak Menteri, sekarang kami senang dan bersyukur sekali bisa komunikasi lebih cepat," kisah Ayatudin.




Salah satu warga, Surti Tandiana, menceritakan hal serupa. Sebelum ada BTS yang ditancapkan Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kominfo dan Telkomsel di sana, dia harus mencari sinyal dalam jarak setidaknya 1 km untuk menelepon.

"Kalau mau hubungi saudara itu naik motor dulu ke dataran yang lebih tinggi. Di situ baru sinyal dapat. Setelah ada BTS, tidak perlu ke luar. Di dalam kamar pun bisa (menelepon)," kisahnya.

Namun, memang belum semua warga Kabupaten Pulau Morotai bisa menikmati kemudahan berkomunikasi seperti yang dirasakan Surti dan warga Desa Waringin lainnya.

Sinyal Masuk Pulau, Warga Bisa Halo-halo dari Morotai Foto: Rachmatunnisa/detikINET

"Ada saudara kami di Pulau Ngele Ngele, di sana (sinyalnya) tidak bagus. Jadi sering putus-putus tidak dengar suara mereka. Seringnya HP mereka matikan," cerita Surti.

Jarak Pulau Ngele Ngele sendiri menurut Surti sebenarnya cukup dekat, bisa ditempuh sekitar 30 menit menggunakan speedboat dari desanya.

Surti berharap, ke depannya akan ada lebih banyak desa tersentuh sinyal, sehingga dia bisa lancar berkomunikasi dengan teman dan kerabatnya di pulau lain.


Sinyal Masuk Pulau, Warga Bisa Halo-halo dari Morotai Foto: Rachmatunnisa/detikINET


Harapan ini dijawab Menkominfo Rudiantara dengan mengatakan bahwa BAKTI Kominfo terus mengejar pemerataan akses telekomunikasi hingga ke pelosok negeri. Wilayah lain yang belum tersentuh sinyal, saat ini sedang menunggu giliran tertancap BTS.

"Sinyal di sini memang baru 2G, masih teknologi lama. Tidak apa-apa, seperti pak Kades kita harus syukuri. Namun kami terus membangun agar lebih banyak desa bisa dapat sinyal. Dan tidak perlu lama lagi mudah-mudahan dari 2G ke 4G," kata Rudiantara.




Berdasarkan data BAKTI Kominfo, hingga saat ini pembangunan BTS di Provinsi Maluku Utara ada sebanyak 80 titik lokasi. Khusus di Kabupaten Morotai, ada 29 titik lokasi dengan kapasitas 2G.

BAKTI juga menyediakan akses internet di Morotai. Akses internet yang telah dibangun di Morotai mencapai 59 lokasi, yang tersebar di lokasi sekolah, puskesmas, serta lokasi publik lainnya.


(rns/krs)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed
Layar Pemilu
×
Layar Pemilu Terpercaya
Layar Pemilu Terpercaya Selengkapnya