Selesai Dibangun, Palapa Ring Tengah Langsung Laris Manis

Selesai Dibangun, Palapa Ring Tengah Langsung Laris Manis

Agus Tri Haryanto - detikInet
Minggu, 23 Des 2018 16:14 WIB
Ilustrasi masyarakta merasakan layanan internet cepat. Foto: Agus Tri Haryanto/detikINET
Jakarta - Pemerintah mengumumkan Palapa Ring Tengah telah dinyatakan selesai digelar, menyusul Paket Barat yang sudah lebih dulu. Dengan demikian, tinggal Paket Timur yang belum rampung, di mana saat status pengerjaannya 88,14%.

"Proyek Palapa Ring Tengah telah selesai tuntas 100%. Jaringan kabel serat optik sepanjang 2.995 kilometer melintasi 17 kabupaten dan kota, itu sudah selesai dibangun dan siap diuji coba sebelum mulai dioperasikan penuh," ujar Plt Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo Ferdinandus Setu dalam siaran persnya, Minggu (23/12/2018).

Sebagai informasi, Palapa Ring Tengah yang dibangun melintasi Provinsi Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara dan Maluku Utara itu terdiri atas kabel darat sepanjang 1.326,22 km kabel darat dan 1,787,06 km kabel laut.



Proyek yang bernilai Rp 1,38 triliun itu beroperasi memungkinkan akses kecepatan internet 4G sampai dengan 30 Mbps. Titik lokasi yang dilalui Palapa Ring Tengah, merupakan jalur bebas gempa. Paket tersebut dikerjakan PT LEN Telekomunikasi Indonesia yang memulai kontrak pada tanggal 4 Maret 2016.

Meski telah rampung dan belum beroperasi, Kominfo mengklaim sudah banyak peminat dari pemanfaat proyek pembangunan tulang punggung serat optik nasional tersebut.

"Berdasarkan data Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI), hingga saat ini terdapat 23 perusahaan yang menyampaikan minat untuk melakukan uji coba," ucap Ferdinandus.

Palapa Ring merupakan bangunan tol informasi dalam bentuk serat optik yang menghubungkan seluruh wilayah Indonesia. Sebagai infrastruktur tulang punggung jaringan telekomunikasi broadband (pita lebar), Palapa Ring terdiri dari tiga paket, yaitu Palapa Ring Paket Barat, Palapa Ring Paket Tengah, dan Palapa Ring Paket Timur.

Proyek pembangunan tulang punggung serat optik nasional Palapa Ring.Proyek pembangunan tulang punggung serat optik nasional Palapa Ring. Foto: Dok. Kemenkominfo


Sebelumnya, Palapa Ring Paket Barat sudah rampung 100% pada bulan Maret 2018. Adapun Palapa Ring Paket Timur, hingga bulan ini telah selesai 88,14%.

Selain menghubungkan seluruh Indonesia dalam jaringan telekomunikasi, pembangunan Palapa Ring ditujukan untuk mengikis gap layanan telekomunikasi antara di Pulau Jawa dengan daerah lain di Indonesia.



Proyek ini dilakukan dengan skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) atau public private partnership (PPP). Pembiayaan yang diterapkan dengan skema availability payment, memungkinkan pemerintah memulai pembayaran penggantian modal yang ditanamkan investor setelah proyek beroperasi.

Pemerintah menggunakan dana universal service obligation (USO) untuk operasional Palapa Ring. Dana USO merupakan dana kontribusi perusahaan telekomunikasi dengan bobot 1,25% setiap kuartalnya. (agt/agt)