Jumat, 07 Des 2018 14:45 WIB

Ketersediaan 4G LTE di Indonesia Meningkat Signifikan

Kris Fathoni W - detikInet
Foto: Istimewa Foto: Istimewa
Jakarta - Jangkauan 4G di Indonesia terus berkembang dan ketersediaan LTE pun sudah meningkat secara signifikan selama enam bulan terakhir. Begitu laporan OpenSignal.

Perusahaan analitik mobile OpenSignal baru saja menerbitkan update laporan kondisi jaringan seluler Indonesia, dengan tajuk "Kabar Terbaru Jaringan Seluler: Indonesia", pada pekan pertama bulan Desember ini.

Laporan itu merupakan hasil analisis OpenSignal pada lebih dari 5 miliar pengukuran yang dikumpulkan dari 937.410 peranti periode 1 Agustus-29 Oktober 2018. Laporan ini juga memperlihatkan perbandingan kelima operator utama di Indonesia pada periode tersebut.




Dari laporan OpenSignal ditemukan bahwa kelima operator utama tersebut sama-sama mampu mencatatkan nilai peningkatan ketersediaan 4G LTE yang signifikan, secara khusus Indosat dan Telkomsel.

"Ketersediaan LTE Indosat melonjak hampir 10 poin persentase dalam pengukuran kami menjadi 80,3%, sementara nilai Telkomsel naik 9 poin persentase menjadi 77,5%."

Indosat dan Telkomsel memang membuat peningkatan ketersediaan 4G terbesar. Namun, pemenang pada kategori ketersediaan 4G dalam laporan OpenSignal ini rupanya masih tetap Smartfren.

"Empat dari lima operator di Indonesia mampu menyediakan koneksi LTE kepada para pengguna kami lebih dari 80% waktu. Terlepas dari peningkatan pesat para pesaingnya, operator yang hanya menyediakan LTE, Smartfren, mampu meraih penghargaan ketersediaan 4G kami dengan nilai 94,3%."

Di sisi lain, Telkomsel secara keseluruhan terus mendominasi metrik 3G dan 4G pengukuran OpenSignal, baik di tingkat nasional maupun untuk kota-kota terbesar di Indonesia. Dalam analisis OpenSignal untuk enam kota di Indonesia, Telkomsel juga mampu menjadi yang terbaik dalam setiap pengukuran kecepatan dan latensi (kecuali untuk kecepatan unggahan 4G di Makassar).




OpenSignal secara khusus juga menyebut bahwa kecepatan 4G Telkomsel sudah menunjukkan peningkatan besar dalam enam bulan terakhir, dengan kecepatan unduhan 4G rata-ratanya naik 1,5 Mbps menjadi 14,4 Mbps. Namun, masih ada yang perlu dikejar Telkomsel.

"Satu-satunya metrik kami yang masih perlu dikejar oleh Telkomsel adalah ketersediaan 4G, namun sebagaimana ditunjukkan oleh hasil tes kami, Telkomsel telah melakukan banyak peningkatan dalam kategori tersebut."

"Jika Telkomsel terus meningkatkan nilai ketersediaan 4G-nya dengan kecepatan yang sama, operator ini bisa memborong seluruh tabel penghargaan kami di laporan mendatang," sebut laporan OpenSignal yang juga dapat diakses langsung di sini.


Ketersediaan 4G LTE di Indonesia Meningkat SignifikanFoto: OpenSignal
(krs/fyk)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed