Kamis, 25 Okt 2018 08:04 WIB

Smartfren Blak-blakan Soal Konsolidasi dengan Indosat dan Tri

Agus Tri Haryanto - detikInet
smartfren. Foto: Agung Pambudhy smartfren. Foto: Agung Pambudhy
Palembang - Belakangan kabar Smartfren akan berkonsolidasi dengan Indosat Ooredoo dan Hutchison 3 Indonesia (Tri) berhembus kencang. Lantas bagaimana operator milik grup Sinar Mas menanggapinya?

Chief of Brand Smartfren Roberto Saputra mengatakan pihaknya melihat konsolidasi merupakan hal yang baik bagi industri. Bahkan pemerintah telah mendorong agar para penyelenggara telekomunikasi di Tanah Air melakukan konsolidasi, sehingga hanya ada 3-4 operator.

Sebagai informasi bahwa saat ini jumlah operator seluler yang eksis antara lain Telkomsel, XL, Indosat Ooredoo, Hutchison 3 Indonesia (Tri), Smartfren, dan Sampoerna Telekomunikasi Indonesia (Net1).



Roberto menambahkan konsolidasi adalah langkah yang bagus mengingat ke depan operator akan menggelontorkan investasi baru di 5G. Hanya saja memang masih ada tantangan yang harus dihadapi, yakni soal sinergi. Tapi hal tersebut berkaitan dengan regulasi.

"Kalau saya bilang semuanya apapun yang diwacanakan itu bagus. Kalau ditanya kemungkinannya, semua kemungkinan itu pasti ada," ujar Roberto di Palembang, Rabu malam (24/10/2018).


Chief of Brand Smartfren Roberto SaputraChief of Brand Smartfren Roberto Saputra Foto: Agus Tri Haryanto/detikINET

Kendati konsolidasi operator dinilai baik, saat ini Smartfren pilih tak terlalu fokus akan hal tersebut. Mereka tengah berkosentrasi untuk ekspansi jaringan dan akuisisi pelanggan.

Ditanya apakah Smartfren membahas soal kemungkinan konsolidasi dengan operator lain, Roberto hanya mengatakan bahwa itu soal keputusan bisnis.


"Dulu ada operator satu dengan operator lain tapi nggak kejadian, ujung-ujungnya kan business decision. Kalau ada yang mau beli, tapi nggak ada yang mau jual, bagaimana? ya, itu semua business decision," tutur Roberto.

"Kita lihat perkembangannya. Cuman saya belum melihat kabar angin tadi. So far masih fokus ekspansi jaringan dan akusisi pelanggan, memastikan pelanggan menikmati layanan data yang baik," pungkasnya.




Tonton juga 'Tips Dimas Djay Membuat Karya Audio Visual Super Kece':

[Gambas:Video 20detik]

(agt/afr)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed