Fakta-fakta Menarik Jelang Peluncuran Satelit Merah Putih

Laporan dari Miami

Fakta-fakta Menarik Jelang Peluncuran Satelit Merah Putih

Fino Yurio Kristo - detikInet
Rabu, 01 Agu 2018 14:08 WIB
Satelit Merah Putih. Foto: Telkom
Miami - Satelit Merah Putih milik Telkom sudah berada di lokasi peluncuran SpaceX, tepatnya di Cape Canaveral Air Force Station, Florida, Amerika Serikat. Dalam waktu dekat atau awal Agustus ini, satelit tersebut akan mengangkasa. Berikut beberapa fakta-fakta menariknya.

Satelit ke-10 Telkom

Satelit Merah Putih akan menjadi satelit ke-10 yang dioperasikan oleh Telkom. Satelit pertama perusahaan milik negara ini adalah Palapa A1 yang diluncurkan pada 9 Juli 1976. Berlanjut ke Palapa A2 yang terbang pada 11 Maret 1977.

Kemudian berturut-turut, Telkom telah meluncurkan Palapa B1 pada 16 Juni 1983, Palapa B2P pada 21 Maret 1987, Palapa B2R pada 14 April 1990, Palapa B4 pada 14 Mei 1992, Telkom 1 pada 13 Agustus 1999, Telkom 2 pada 15 November 2005, Telkom 3S pada 15 Februari 2017 dan terakhir satelit Merah Putih yang bakal diterbangkan.

Saat ini, Telkom mengoperasikan satelit Telkom 2 dan Telkom 3S. Telkom 2 ditargetkan beroperasi sampai tahun 2020 dan Telkom 3S beroperasi sampai tahun 2032.

Kapasitas 60 Transporder

Satelit Merah Putih akan memiliki kapasitas dan cakupan Standard C-Band sebanyak 24 transponder (Asia Tenggara), Standard C-Band 24 transponder (Asia Selatan), dan Extended C-Band 12 transponder (Asia Tenggara). Total kapasitas yang diusung sebanyak 60 transponder.

Adapun berat totalnya adalah 5,8 ton di mana 3,8 ton di antaranya merupakan bahan bakar. Satelit Merah Putih ini rencananya akan diluncurkan menuju slot orbit 108 derajat Bujur Timur (108 BT). Ia dirancang untuk beroperasi di angkasa selama 16 tahun sejak diluncurkan.

Dibuat oleh Space System Loral (SSL)

Satelit Merah Putih dibuat oleh perusahaan Space Systems Loral atau SSL yang berbasis di Palo Alto, California. SSL punya reputasi bagus.

Mereka meluncurkan satelit komunikasi pertama di dunia, Courier 1B, pada tahun 1960. Mereka telah memproduksi lebih dari 275 satelit dan memberikan 2000 tahun layanan orbit.

Selain Telkom, SSL juga membuat satelit untuk perusahaan Indonesia lain. Yaitu PT Pasifik Satelit Nusantara dan Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Pembuatan Satelit Merah Putih sendiri memakan waktu 2,5 tahun yang dimulai dari awal 2016. SSL berhasil mengerjakannya lebih cepat dari jadwal.

Diterbangkan Roket SpaceX

Satelit Merah Putih akan diterbangkan oleh perusahaan SpaceX yang didirikan oleh miliuner yang sering dijuluki sebagai Iron Man, Elon Musk.

Mereka memiliki tiga fasilitas peluncuran di Vandenberg Air Force Base di California, McGregor di Texas dan Stasiun Angkatan Udara Cape Canaveral di Florida.

Satelit Merah Putih sendiri akan diterbangkan dari Cape Canaveral dengan roket Falcon 9. Salah satu kecanggihan roket buatan SpaceX adalah mampu terbang dan mendarat kembali di Bumi untuk digunakan dalam misi berikutnya. Mereka telah menjalankan 57 misi dengan 56 kali kesuksesan dan hanya sekali mengalami kegagalan.

Diluncurkan di Cape Canaveral

Stasiun Angkatan Udara Cape Canaveral berlokasi di Brevard County, Florida. Di sini, terdapat puluhan titik peluncuran roket, namun hanya lima diantaranya yang aktif. Sejak lama, Cape Canaveral menjadi tempat peluncuran beragam pesawat antariksa bersejarah.

Ya, sejumlah misi besar NASA seperti proyek Gemini, Mercury, hingga Apollo dilangsungkan di lokasi tersebut. Saat ini, SpaceX merupakan pelanggan tetap dari Cape Canaveral. Terdapat 39 peluncuran roket yang dilakukan oleh SpaceX di sana. (rns/rou)