Jumat, 29 Jun 2018 15:34 WIB

Teror Misscall Nomor Aneh Goyang Kinerja Tim IT KPU?

Agus Tri Haryanto - detikInet
Ilustrasi KPU. Foto: Dok Ilustrasi KPU. Foto: Dok
Jakarta - Rentetan serangan misscall dari nomor aneh hingga upaya peretasan Telegram hingga WhatsApp, dinyatakan tak melemahkan konsultan tim IT KPU untuk terus bekerja.

"Sejauh ini tidak ada pengaruhnya sama sekali. Kami koordinasi tetap lancar," kata konsultan tim IT KPU Harry Sufehmi saat dihubungi detikINET, Jumat (29/6/2018).

Pasca diteror nomor misterus dengan ratusan misscall yang rata-rata dengan nomor awalan +100, Harry sempat kesulitan berkomunikasi karena layanan telepon dan SMS diputuskannya karena untuk meredam misscall yang berkelanjutan.



Saat ini, seperti yang diungkapkan oleh Harry, sudah tidak ada misscall aneh kembali yang menghubunginya. Begitu juga, usaha peretasan Telegram dan WhatsApp seperti hari sebelumnya.

"Confirmed, sudah tidak ada lagi misscall dan usaha hacking WhatsApp atau Telegram," sebutnya.

Sejauh ini, Harry mengatakan belum mengetahui secara pasti siapa dalang dari ratusan misscall yang dideritanya kemarin.



Kendati begitu, Harry sudah melaporkan persoalan yang dialaminya ini kepada pihak kepolisian. Mengenai bagaimana kelanjutannya, ia mengaku sekarang belum mengetahuinya karena itu sudah dalam ranah wewenang kepolisian.

"Sudah (lapor ke polisi). Sedang di-follow up rekan-rekan di cybercrime, tapi mohon maaf saya tidak punya wewenang untuk kabarkan perkembangan proses penyelidikan," tuturnya. (agt/fyk)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed