Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
'Ponsel Akademik' Ala Motorola, Indosat dan BSI

'Ponsel Akademik' Ala Motorola, Indosat dan BSI


- detikInet

Jakarta - Motorola, Indosat dan Akademi Bina Sarana Informatika (BSI) bekerjasama untuk menyediakan akses informasi akademis bagi mahasiswa BSI. Ponsel dari Motorola, kartu dari Indosat, konten dari BSI. Penandatanganan Memorandum of Understanding kerjasama tersebut dilaksanakan di gerai Motorola pada ajang Indonesia Celullar Show (ICS) yang digelar di Jakarta Convention Center, Jakarta, Rabu (20/7/2005). Penandatangan kerjasama itu adalah A.S Andy Cobham (President Director and Corporate Country Manager Motorola Indonesia), Johny Swandi Sjam (Direktur Consumer Market Indosat), serta Naba Aji Notoseputro (Direktur BSI). Melalui kerjasama ini, menurut Naba, mahasiswa BSI tahun ajaran baru 2005/2006 akan mendapat satu unit ponsel Motorola C116 dan kartu perdana Matrix. "Kartu itu akan digunakan untuk mengakses jadwal kuliah dan ujian, jadwal kehadiran dosen, cek nilai SMS, atau menu browser lewat ponsel Motorola C116," ujarnya. Naba enggan menyebutkan berapa jumlah ponsel Motorola yang akan dibagikan. Akses informasi akademik, ujarnya, akan dilakukan dengan mengirim SMS ke nomor khusus yang disediakan Indosat dan BSI dengan tarif value added SMS. Andy Cobham menyebutkan kerjasama seperti ini adalah yang pertama kali diadakan Motorola. Sebelum ini, ujar Andy, bentuk kerjasama yang dilakukan berbeda. Ia mencontohkan kerjasama dengan ITB di tahun 2003. Kerjasama itu berupa kompetisi membuat aplikasi. Salah satu pemenangnya, lanjut Andy, memanfaatkan chipset Motorola untuk menyalakan alarm dan semua device di rumah. "Ponsel bukan hanya alat komunikasi yang efektif tetapi juga dapat untuk mengakses informasi secara cepat. Mahasiswa yang selalu aktif dan terlibat berbagai kegiatan butuh informasi akademis yang dapat diakses di mana pun dan kapan pun. Motorola menjawab kebutuhan tersebut," Robert van Tilburg, Country Manager Mobile Device Motorola Indonesia, berpromosi. Robert berpendapat kerjasama ini menunjukkan kepedulian Motorola pada dunia pendidikan. Cobham mengatakan tidak tertutup kemungkinan kerjasama dengan institusi pendidikan lain di masa depan. "Sebenarnya fokus kami adalah the young people, entah itu pendidikan atau lembaga lain," ujarnya. Johny Swandi mengatakan Indosat mendukung inisiatif Motorola. Dari sisi Indosat, ujar Johny, sumbangsihnya adalah melalui penyediaan fitur-fitur yang mendukung pengembangan diri dan akademis pelajar. Indosat akan menjamin informasi yang diminta sampai dengan lancar dan efektif. "Kami menyambut gembira insiatif ini untuk mendukung komunikasi dalam dunia pendidikan. Mudah-mudahan ini dapat memudahkan mahasiswa kami untuk mengakses informasi akademik tanpa harus ke kampus," ujar Naba. (wicak/)





Hide Ads