BERITA TERBARU
Selasa, 05 Jun 2018 20:58 WIB

Komponen Lokal Jadi Penunjang Akses Internet di Indonesia Timur

Agus Tri Haryanto - detikInet
Foto: detikINET/Agus Tri Haryanto Foto: detikINET/Agus Tri Haryanto
Jakarta - Untuk urusan kabel serat optik sebagai tulang punggung infrastrukur akses internet, komponen lokal dipercayai turut terlibat dalam proyek Palapa Ring paket timur.

Pelaksana proyek Palapa Ring paket timur, yaitu PT Palapa Timur Telematika menggunakan 30% kabel serat optik bawah laut yang dibentangkan merupakan produsen lokal, PT Communication Cable Systems Indonesia (CCSI).

"Untuk kabel serat optik bawah laut ini 30% diproduksi di lokal, yakni oleh CCSI. Sementara, sisanya dikerjakan oleh Norddeutsche Seekabelwerke GmbH (NSW) dari Jerman," ujar Vice President Palapa Timur Telematika Muharso di Cilegon, Banten, Selasa (5/6/2018).

Keterlibatan produsen fiber optik lokal ini pun coba ditunjukkan dengan mengunjungi Depot CCSI di Cilegon. Pada kesempatan ini, fiber optik buatan CCSI diangkut ke kapal Teliri yang akan menggelar sepanjang 1.196 km dengan rute Manokwari - Numfor - Sorendiweri - Biak - Serui - Botawa - Nabire - Raisei - Ransiki.


Direktur Utama Moratelindo, Galumbang Menak, menuturkan bahwa penggunaan kabel serat optik CCSI bukan pertama kalinya. Pada tujuh tahun lalu, pihaknya menggunakan jasa mereka untuk menggelar fiber optik di Jawa Bali.

"Dan sampai sekarang masih aman. Jadi, ini membuktikan bahwa CCSI bisa memproduksi kabel optik," tandasnya.

Beda di laut, beda pula di daratan. Untuk penggelaran kabel serat optik di daratan di wilayah Indonesia timur ini, Palapa Timur Telematika sepenuhnya menggunakan komponen lokal dengan perpaduan dari CCSI dan Berca.

Palapa Timur Telematika terus mengejar target rampungnya infrastrukur telekomunikasi ini pada September nanti. Untuk itu, pihaknya menambah satu kapal lagi untuk mempercepat penggelaran kabel serat optik bawah laut.


Dengan demikian, ada empat kapal yang akan dimanfaatkan oleh Palapa Timur Telematika, yakni Nostag 10, Pacific Guardian, Teliri, satu kapal lagi yang merupakan armada tambahan sedang dalam diskusi untuk mencapai kata sepakat.

"Kalau tidak dilakukan penambahan, nanti bisa lebih dari September. Dengan empat kapal ini, mudah-mudahan beres di September dan akhir tahun bisa beroperasi," kata Direktur Utama Palapa Timur Telematika Leon M. Kakisina. (jsn/asj)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed