Penyedia Jaringan Sambut Ramainya 3G
- detikInet
Jakarta -
Meski 3G di Indonesia harus diawali dengan kontroversi, penyedia jaringan serta-merta menyambut hadirnya penyedia layanan ini. Betapa tidak, semakin banyak 'pemain 3G' akan membuat penyedia jaringan makin berkesempatan meraup keuntungan.Setidaknya itu yang diungkapkan PT Ericsson Indonesia dalam demonstrasi layanan 3G di Plaza Senayan, Senin (4/7/2005). Mats Bosrup, Presiden Director Ericsson Indonesia mengatakan, dengan masuknya operator baru yang bermain di sektor 3G secara tidak langsung membuat iklim persaingan semakin kompetitif. "Masuknya pemain baru seperti CAC dan Natrindo memberikan dua keuntungan," kata Bosrup kepada detikinet Senin (4/7/2005) di Lawrys Cafe Plaza Senayan Jakarta. CAC dan Natrindo yang dimaksud Bosrup ialah PT Cyber Access Communication dan Natrindo Telecommunication.Dua keuntungan dengan banyaknya kompetitor 3G yang dimaksud adalah munculnya dua peluang yang bisa diraih oleh Ericsson. Pertama, operator yang telah mempunyai infrastruktur jaringan GSM dan ingin mengembangkan layanan 3G untuk bersaing dengan 'anak baru'. Kedua, operator yang tidak mempunyai infrastruktur jaringan GSM (seperti CAC dan Natrindo). Menurut Bosrup, operator GSM dikarenakan telah memiliki infrastruktur jaringan, hanya perlu memodifikasi untuk penambahan sektor 3G. Sedangkan bagi operator baru yang belum memiliki infrastruktur jaringan GSM, tentunya membutuhkan infrastruktur jaringan. Keduanya diyakini akan membutuhkan jasa vendor penyedia layanan jaringan berbasis teknologi 3G.Demo 3G LagiPada saat yang bersamaan, Ericsson mendemokan beberapa fitur layanan 3G seperti, TV streaming, video phone calling, dan video phone conference. Sayangnya, untuk layanan video phone conference masih mengalami gangguan.Dalam beberapa bulan belakangan, Ericsson sendiri telah menggelar beberapa kali demo trial 3G. Salah satunya bersama dengan operator selular Telkomsel 26 Mei lalu.Ericsson nampaknya tidak ingin kecolongan start dengan para kompetitornya. Dewi Widiyanti, Vice Presiden Ericsson Indonesia mengatakan, pihaknya akan terus mensosialisasikan teknologi 3G. Hal itu mengingat besarnya pangsa pasar potensial untuk operator 3G ke depan. "Anda tentunya tidak akan melewatkan final KDI atau Indonesia Idol meskipun sedang berada di jalan," papar Dewi berpromosi."Tayangan pertandingan tim sepakbola kesayangan anda juga tidak lagi terlewatkan," tambah Mikael Back, Vice Presiden Business Unit Access Ericsson. Menurutnya industri fashion dan sepakbola tidak terlepas dari perkembangan teknologi 3G.
(wicak/)