Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Gara-Gara Kabel, Pakistan Cuti Internet

Gara-Gara Kabel, Pakistan Cuti Internet


- detikInet

Jakarta - Jangan sepelekan kabel, apalagi kalau sudah kabel bawah laut yang jadi backbone koneksi Internet. Kerusakan pada jaringan kabel tersebut membuat warga Pakistan terputus dari akses Internet.Jaringan kabel bawah laut yang menjadi jalur data antara Pakistan dan dunia luar telah mengalami kerusakan serius. Akibatnya, lalu-lintas data menjadi lumpuh, termasuk jalur Internet nasional. Hal itu diungkapkan otoritas telekomunikasi Pakistan, kepada Reuters yang dikutip detikinet, Rabu (29/6/2005). Kerusakan terjadi Senin (27/6/2005) dan masih belum pulih, hingga Selasa malam (28/6/2005). Banyak kantor di Pakistan yang menutup bisnis mereka saat menyadari parahnya kerusakan yang terjadi. Di Pakistan kesalahan teknis yang menyebabkan koneksi terputus memang sering terjadi, namun biasanya hanya sejenak saja."Ini merupakan skenario yang paling buruk, kami sama sekali tidak mengerti," ujar seorang pejabat senior di perusahaan Bank asing yang tidak mau disebut namanya. Jaringan itu dikelola oleh Pakistan Telecommunication Ltd. Pejabat dari perusahaan itu mengungkapkan bahwa kesalahan terjadi pada jaringan kabel di bawah laut dan disebabkan adanya masalah Power supply. Untuk mengatasi masalah ini akan menyebabkan gangguan pada negara yang menggunakan jaringan tersebut, termasuk India, Dubai, dan Oman sebut perwakilan dari Pakistan Telecommunication. "Untuk mengkonfigurasi ulang sistem Power Supply dan membenahi masalah ini dibutuhkan waktu hingga 2 jam," ujar Mashkoor Hussain, pegawai Pakistan Telecommunication Ltd. Dampak ke negara-negara tetangga akan terbatas karena perbaikan akan dimulai pukul 4 dini hari pada hari Rabu (29/6/2005) sekitar pukul 6 pagi WIB. "Ada lebih dari 2 kabel di negara-negara itu, sistemnya akan tetap berjalan," lanjut Hussain. Lembaga telekomunikasi di negara-negara itu juga telah diberi tahu mengenai hal ini dan telah memberikan persetujuannya. "Semoga di pagi hari perbaikan sudah selesai," Hussain menambahkan. Penerbangan dan perusahaan kartu kredit merupakan perusahaan yang terkena dampak paling buruk oleh kerusakan ini. "Ini bencana besar, kami mempunyai sistem informasi pemesanan yang secara keseluruhan tidak dapat dipergunakan," ujar nasir Ali, direktur maskapai Air Blue. Pakistan telecommunication Ltd menyediakan satelit sebagai cadangan jaringan. Menurut Hussain ini berarti ada beberapa orang yang dapat mempunyai akses koneksi Internet berkecepatan rendah. Tetapi, lanjutnya, pengguna masih mengeluhkan lambatnya koneksi.(Foto: seorang pria Pakistan duduk dekat komputerdi sebuah kantor di Islamabad (28/6/2005). AFP/Jewel Samad) (wicak/)





Hide Ads