Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Layanan 911 VoIP Harus Beres dalam 120 Hari

Layanan 911 VoIP Harus Beres dalam 120 Hari


- detikInet

Jakarta - Pihak operator VoIP diberi ultimatum untuk memperbaiki layanan panggilan darurat 911 yang bermasalah. Pihak regulator tidak ingin mengulang kejadian yang menyebabkan kematian seorang anak dari florida disebabkan buruknya layanan VoIP 911.Pihak Komisi Komunikasi Federal (FCC) memberi ultimatum pihak operator Voice over Internet Protocol (VoIP) untuk membereskan masalah layanan darurat mereka dalam 120 hari. Regulator telekomunikasi di Amerika Serikat (AS) itu tidak ingin mendengar lagi adanya keluhan pelanggan saat menghubungi layanan 911. Pihak operator juga harus bisa mengetahui di mana lokasi penelepon dan dari nomor mana mereka menelepon.Ironisnya, 120 hari masih terlalu lama bagi Julia Waller. "120 hari masih 7 hari lebih lama dari hidup anakku," ujarnya dengan nada sedih di hadapan komisi FCC, seperti dilaporkan Associated Press yang dikutip detikinet, Jumat (20/05/2005). Julia adalah ibu malang dari Florida yang kehilangan nyawa anaknya karena gagal membuat panggilan darurat dari telepon VoIP. "Anakku cuma bisa hidup selama 113 hari cuma karena saya tidak bisa mendapat sambungan dari operator," tambahnya gusar.Weller mengatakan bahwa di saat genting membutuhkan panggilan darurat 911, dia malah masuk ke layanan voice mail. Tapi setelah dia berhasil menghubungi 911 dengan meminjam telepon tetangganya, perjuangannya sia-sia. Anak perempuannya sudah menghembuskan nafasnya yang terakhir.Kepala Komisi Komunikasi Federal, Kevin J. Martin mengatakan, situasi seperti itu tidak bisa dimaafkan. "Setiap orang yang menghubungi 911 pasti punya alasan yang sangat kuat. Dia pasti dalam keadaan darurat sampai-sampai menghubungi layanan tersebut," tegas Martin.Kevin J. Martin merupakan orang pertama yang mendesak perlunya aturan baru untuk layanan 911 pada Maret lalu.Dalam kasus ini, VoIP tidak seperti telepon tradisional yang punya alamat tetap dan bisa langsung terhubung ke layanan 911. Sedangkan layanan telepon internet bisa sangat mobile. Seseorang yang biasa login di Arizona lewat laptopnya, bisa saja menghubungi layanan darurat 911 ketika sedang melakukan perjalan ke Boston.Oleh karena itu, FCC memerintahkan operator VoIP untuk mensinkronisasikan setiap layanan daruratnya. Sampai bulan ini, operator VoIP dan perusahaan telepon lokal sudah memiliki koneksi jaringan untuk publik sebanyak 6.200 lokasi di Amerika Serikat.Meski tidak terlalu bisa diandalkan, VoIP lebih unggul soal harga layanan. Layanan panggilan tak terbatas nasional VoIP rata-rata ditawarkan pada harga US$ 20-50 (Rp 190-470 ribu) per bulan. Hal itu ternyata menyebabkan pertumbuhan industri yang sangat pesat, dan regulator di AS tidak ingin menghambat pertumbuhan itu. Ini agak berbeda dengan di Indonesia yang regulatornya membatasi jumlah pemain VoIP. (wicak/)







Hide Ads