Wi-Max Masuk Rumah Meriahkan Tokyo
- detikInet
Jakarta -
Akses internet berkecepatan tinggi kini makin dekat dengan warga Tokyo. Perangkat WiMax yang bisa diinstal sendiri, akan makin melengkapi infrastruktur broadband di ibu kota Jepang itu. Tokyo jadi makin meriah.Desember tahun ini, rumah-rumah di Tokyo bisa dengan mudah memiliki akses internet super cepat. Operator komunikasi Yozan, mengeluarkan 600 base station AS.MAX dari vendor wireless broadband Airspan. Ini cukup untuk 'memerahkan' Tokyo dengan konektivitas WiMax di seluruh penjuru. Untuk memilikinya, para pelanggan Yozan cukup membeli perangkat AS.MAX. Airspan mengklaim produk ini sebagai perangkat WiMax pertama yang bisa diinstal sendiri oleh konsumen, dan meletakkannya di dalam ruangan.Meski Tokyo sudah cukup gemuk dengan infrastruktur broadband, perangkat ini diposisikan sebagai produk berharga murah, khusus bagi masyarakat mobile yang tidak mau terikat kontrak dengan penyedia telepon tetap."Perangkat ini lebih murah dibanding DSL atau serat optik, cocok untuk pengguna yang tidak memiliki telepon rumah," kata Paul Senior, vice president of marketing Airspan, seperti dikutip dari Cnet News.com, Rabu (16/3/2005). "Ini merupakan segmen pasar yang sama sekali baru bagi wireless broadband," imbuhnya.Perangkat ini layaknya pesawat telepon, bisa diboyong kalau pemiliknya pindah rumah. Perangkat ini juga bisa dihubungkan dengan kabel ke PC atau sebagai alternatif lain, konsumen bisa menambahkan konektifitas Wi-Fi.Menurut Senior, layanan ini mendukung spesifikasi WiMax IEEE 802.16-2004, dan base station dapat di-upgrade ke standar mobile WiMax IEEE 802.16e."Begitu chip untuk 802.16e tersedia pada tahun 2006, base station hanya akan membutuhkan software untuk upgrade," katanya.Base station akan memiliki banyak kanal berfrekuensi 10MHz, sehingga memungkinkan kecepatan akses 30mbps, dengan user lain yang terpisah pada jarak maksimal 500 meter dari base station. Tidak dijelaskan berapa frekuensi yang digunakan."Kita memakai pita frekuensi khusus untuk Jepang, dan Yozan harus merampungkan negosiasi untuk bisa menggunakannya," kata Senior.Pengimplementasian akan melewati proses uji coba pada bulan Juni. Pembangunan jaringan akan dimulai Oktober, dan layanan diharapkan akan tersedia secara komersil pada bulan Desember. Kawasan lain selain Tokyo juga akan coba dijelajahi, seperti News York dan London. Tentunya setelah mendapat partner dan pola kerjasama yang tepat.
(ien/)