Rabu, 24 Jan 2018 09:14 WIB

Ambisi XL Saingi Telkomsel Kuasai Indonesia Timur

Agus Tri Haryanto - detikInet
Foto: detikINET/Agus Tri Haryanto Foto: detikINET/Agus Tri Haryanto
Tabalong - Berbicara mengenai layanan telekomunikasi di daerah Indonesia timur, maka Telkomsel menjadi juaranya. Namun posisi mereka bisa terancam. sebab XL Axiata (XL) menyatakan ingin bersaing di wilayah tersebut.

VP North Region XL Axiata Desy Sari Dewi yang berperan menangani wilayah Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua, mengungkapkan fokus utama pihaknya pada tahun ini. Disampaikannya, pembangunan infrastruktur telekomunikasi Base Transceiver Station (BTS) secara agresif di wilayah kekuasaan Telkomsel digencarkan agar XL dapat bersaing.

"Bicara north region itu secara market leader memang Telkomsel tapi sekarang XL itu sudah lakukan ekspansi, di mana ekspansi BTS kita pada 2017 kemarin menambah 100% BTS. Dan, tahun ini pun XL secara company itu fokus bangun BTS di daerah north dan west," ujar Desy ditemui di Purui, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, Selasa (23/1/2018).

"Jadi, north dan west yang itu Sumatera, kita fokus ke luar Jawa pada tahun ini. Jumlah BTS kita itu seharusnya bisa mendekati jumlah BTS Telkomsel sehingga bisa bersaing dengan Telkomsel," ucap Desy menambahkan.

Saat ini untuk wilayah north region, XL mempunyai sekitar 3.500 unit BTS, di mana disebutkan bahwa 95% diantaranya mendukung layanan 4G. Pada tahun ini, operator yang identik dengan warna biru tersebut akan menambah 1.100 lagi jumlah unit BTS miliknya.
Ambisi XL Saingi Telkomsel Kuasai Indonesia TimurDesy Sari Dewi. Foto: Agus Tri Haryanto/detikINET

Langkah XL ini sejalan dengan arus migrasi pelanggan seluler yang semua mengarah ke layanan 4G. Maka dari itu, XL secara bertahap akan memperbarui BTS kepunyaan agar mendukung kebutuhan pelanggan saat berselancar di internet.

"Memang kita menargetkan semua BTS kita 2G itu harus ke 3G, tapi kita lihat yang 3G mayoritas itu sudah kita 4G-kan. Kita fokus pembangunan BTS kita lebih ke 4G karena XL punya target di tahun 2020, kita jadi penyedia layanan data terbesar di Indonesia. Nah, salah satunya itu harus infrastruktur kita sudah mendukung dengan pembangunan BTS kita, makanya kita fokus ke 4G," tuturnya. (agt/afr)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed