Senin, 15 Jan 2018 19:26 WIB

Israel Cabut Larangan, Palestina Akhirnya Rasakan 3G

Agus Tri Haryanto - detikInet
Foto: BBC World Foto: BBC World
Jakarta - Di saat berbagai negara mulai mengembangkan untuk mencicipi layanan 5G, Palestina baru saja menjajal layanan 3G. Langkah terlambat itu dikarenakan dampak dari larangan yang diberlakukan Israel selama bertahun-tahun.

Akibatnya, Palestina harus menanggung kerugian sampai ratusan juta dollar hingga membuat ekonomi mereka melambat untuk melahirkan startup teknologi, di mana hal itu dinikmati di berbagai belahan dunia.

Saat ini, Israel telah mencabut larangan tersebut. Palestina mulai mendapatkan frekuensi guna menggelar jaringan generasi ketiga tersebut dan juga dapat melakukan impor peralatan pendukungnya.

Dengan demikian, warga Palestina di Tepi Barat sudah dapat merasakan layanan data mobile berkecepatan tinggi. Operator seluler Palestina, yaitu Wataniya dan Jawwal telah merencanakan peluncuran layanan 3G di Tepi Barat pada akhir bulan ini.

"Ini sudah waktunya. Semua ini butuh waktu yang sangat sangat lama," ujar CEO Wataniya Durgham Maraee dikutip dari ABC News, Senin (15/1/2018).

Pengalaman menjajal 3G ini tidak bisa dirasakan oleh warga Palestina yang berada di Jalur Gaza. Israel masih melarang pemberlakuan layanan 3G di wilayah tersebut karena didominasi oleh kelompok Hamas.

Persoalan keamanan menjadi dalih di balik Israel memblokir 3G oleh Israel terhadap Palestina. Disayangkan, ketika ditanya lebih rinci, pihak Israel enggan untuk menjelaskannya.

Bank Dunia telah berulang kali mendesak Israel untuk melepaskan cengkeramannya soal ekonomi Palestina, sehingga memungkinkan Palestina meningkatkan pertumbuhan ekonomi di sektor swasta. Selain itu juga, guna mengatasi persoalan angka pengangguran.

Pada 2016, Bank Dunia menyebutkan Palestina kehilangan lebih dari USD 1 miliar di sektor. Itu merupakan potensi yang hangus digarap Palestina selama tiga tahun terakhir akibat pembatasan akses 3G. (agt/fyk)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed