Rabu, 06 Des 2017 19:35 WIB

Satelit Internet Milik Pemerintah Siap Ditender Awal 2018

Agus Tri Haryanto - detikInet
Menkominfo Rudiantara. Foto: Rengga Sancaya Menkominfo Rudiantara. Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengungkapkan pemerintah terus mendorong untuk segera meluncurkan satelit yang punya kemampuan sebagai High Throughput Satellite (HTS).

Selain faktor makin gencarnya membangun satelit HTS oleh sektor swasta, kebutuhan layanan internet berkecepatan tinggi melalui satelit di Indonesia memang terbilang sangat tinggi.

Pemerintah sudah mencanangkan untuk meluncurkan satelit HTS jauh-jauh hari. Disampaikan Rudiantara, satelit HTS tersebut tidak akan bersinggungan dengan swasta karena kebutuhannya untuk pemerintah.

"Di Indonesia ini supply lebih rendah daripada demand. Kita ini kekurangan pasok satelit. Slot di atas Indonesia sudah mau habis, seperti PSN, Telkom, dan Indosat, kalau tidak dilakukan segera nanti Indonesia tidak punya lagi," ujar Rudiantara di Jakarta.

Rudiantara mengatakan selama ini pemerintah harus nebeng dengan satelit milik swasta dalam negeri hingga luar negeri untuk memenuhi kebutuhannya. Adanya satelit pemerintah sendiri nantinya, tidak hanya mengukuhkan kemandirian satelit di Indonesia tetapi juga dapat menghubungkan seluruh wilayah Indonesia dengan internet kecepatan tinggi.

Pemerintah saat ini memiliki tujuan dapat menghubungkan seperti sekolah, puskesmas, perguruan tinggi, polsek, koramil, hingga desa dengan internet berkecepatan tinggi. Terlebih dengan geografis Indonesia sebagai negara kepulauan, penyebaran akses internet lewat satelit merupakan solusinya.

"Total ada 140 ribu titik yang harus dihubungkan. Angka-angka tersebut sedang dikonfirmasi ulang antara kementerian dan lembaga. Kita mau proses belajarnya pakai internet agar Indonesia bisa lebih kompetitif. Ini juga untuk menyiapkan bonus demografi pada 2030 saat ekonomi kita sama dengan negara di ASEAN dikumpulkan," tuturnya.

Pria yang akrab disapa Chief RA ini mengatakan, satelit HTS pemerintah tersebut akan ditenderkan kepada siapapun badan usaha. Pemerintah sendiri berencana dapat meluncurkan satelit HTS itu pada 2021.

"Nanti awal 2018 prosesnya akan kita mulai agar akhir tahunnya bisa financial closing," ucapnya.

(agt/rou)
-

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed