Senin, 04 Des 2017 18:35 WIB

Telat Registrasi SIM Card, Kominfo: Jangan Sampai Kena Macet!

Agus Tri Haryanto - detikInet
Suasana acara. Foto: Agus Tri Haryanto/inet Suasana acara. Foto: Agus Tri Haryanto/inet
Jakarta - Jumlah yang melakukan registrasi SIM Card terus mengalami pertumbuhan sejak pertama kali diwajibkan pada 31 Oktober lalu. Tercatat, sampai saat ini baru 88 juta nomor yang diregistrasi, dari 360 juta SIM card yang beredar.

Nomor seluler pelanggan prabayar tersebut sudah divalidasi dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan nomor Kartu Keluarga (KK).

Meski tren registrasi terus peningkatan, Direktur Jenderal Penyelenggara Pos dan Informatika (Dirjen PPI) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Ahmad M. Ramli menghimbau agar masyarakat tidak mendaftar di waktu terakhir pendaftaran, yakni 28 Februari 2018.

"Jangan menunggu batas akhir, nanti membludak seperti awal pendaftaran kemarin. Mumpung sekarang lagi santai, waktu tidak terburu-buru, mending lakukan registrasi sekarang," ujar Ramli di Jakarta, Senin (4/12/2017).

Anjuran serupa juga disampaikan oleh Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Indonesia (ATSI). Sebab, bila registrasi di akhir pendaftaran akan berimbas pada pelanggan sendiri.

"Kita imbau jangan tunggu last minute, nanti bisa seperti brexit, macet sistem dari Dukcapil dan operator karena sikap kita," ujar Ketua Umum ATSI Merza Fachys.

Program pemerintah untuk merapihkan data-data pelanggan seluler prabayar ini diyakini dapat tercapai, bila dibandingkan dengan program serupa sebelum-sebelumnya. Seperti diketahui, registrasi SIM card ini telah tercetus sejak satu dekade yang lalu.

Rasa optimisme itu tercurah karena didukung database kependudukan di Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri.

"Saya optimis karena dulu tidak ada database untuk validasi tapi sekarang ada validatornya, yaitu Dukcapil. Selain itu, kita terus memonitor secara real time," tutur Ramli.

[Gambas:Video 20detik]

(fyk/rou)
-

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed