Selasa, 28 Nov 2017 22:12 WIB

Menkominfo: Sudah 80 Juta Orang Registrasi SIM Card

Gibran Maulana Ibrahim - detikInet
Foto: Lamhot Aritonang Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menyebut sudah lebih dari 80 juta orang melakukan registrasi ulang SIM card prabayar. Angka tersebut masuk per pagi ini.

"Sampai tadi pagi 80 juta lebih," ujar Rudiantara di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (28/11/2017).

Angka tersebut belum dapat dipersentasekan oleh Rudiantara. Mendorong lebih banyak orang segera melakukan registrasi SIM card, dia mengatakan bahwa cara registrasi sangat gampang.

Tak bosan-bosan, Rudiantara mengulangi bahwa pelanggan SIM card tinggal memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan nomor Kartu Keluarga (KK) saat hendak melakukan registrasi ulang.

Dia tidak menampik, meski mudah, dua elemen itu menjadi kendala masyarakat saat melakukan registrasi ulang.

"Yang paling banyak masalah itu karena dia harus memasukan 16 digit NIK dan 16 digit KK, itu nggak mudah. Di sini siapa yang hapal? Jadi memang harus pakai KK di depannya. Tapi pada umumnya setelah itu berhasil kok," ucapnya.

Seperti diketahui, registrasi SIM card prabayar mulai diwajibkan sejak 31 Oktober 2017, hingga paling lambat 28 Februari 2018. Registrasi ini diwajibkan kepada pelanggan seluler prabayar baru maupun lama.

(rns/rou)
-

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed