Kamis, 02 Nov 2017 17:46 WIB

Registrasi SIM Card Prabayar

BRTI: Kami Jamin Tak Ada Kebocoran Data Pelanggan

Usman Hadi - detikInet
Foto: Grandyos Zafna/detikcom Foto: Grandyos Zafna/detikcom
Jakarta - Komisioner Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) Bidang Kebijakan Publik Taufik Hasan menegaskan, tidak akan ada kebocoran data pengguna jasa telekomunikasi, karena data setiap pelanggan telah dilindungi undang-undang.

"Kemungkinan tidak ada kebocoran. Karena apa? Konsekuensinya berat, bisnis mereka (operator seluler) triliunan," kata Taufik seusai diskusi bertema 'Mengupas Kebijakan Registrasi Ulang SIM Card Prabayar' di Fisipol UGM, Kamis (2/11/2017).

Menurutnya, kekhawatiran bocornya data pelanggan operator seluler berangkat dari asumsi. Kalau pun nantinya ada operator seluler yang membocorkan atau memperjualbelikan data pelanggan, konsekuensi yang bakal diterima operator cukup berat.

"(Konsekuensinya) mulai dari peringatan sampai pencabutan izin, itu ada," jabarnya.

BRTI: Kami Jamin Tak Ada Kebocoran Data Pelanggan (Foto: Usman Hadi/detikINET)


Karenanya, BRTI optimistis setiap operator seluler akan menjaga kerahasiaan setiap data pelanggan. Kalau pun nantinya ada pelanggan yang merasa datanya dibocorkan atau diperjualbelikan, mereka bisa melaporkan kejadian tersebut ke pemerintah.

"Kalau memang itu terjadi bisa saja (perkaranya) dibawa ke pengadilan," ucapnya.

Taufik melanjutkan, sebenarnya pihak pengelola operator seluler tidak memiliki banyak data yang berkaitan dengan pelanggan. Pihak operator seluler hanya memiliki memiliki data Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan nomor Kartu Keluarga (KK).

"Provider hanya punya NIK dan nomor KK. (Data) itu hanya untuk divalidasi. Jadi pihak operator seluler tidak berbuat apa-apa," ungkapnya.

Supaya data pelanggan terjamin keamanannya, pemerintah sudah menetapkan standardisasi keamanan yang harus dijalankan pihak operator seluler. Perlindungan data pelanggan yang dimaksud harus sesuai standar ISO 27001.

"Harus secara teknis (sesuai) ISO tentang sistem keamanan data, operator harus menggunakan itu," tegasnya.

Sebagaimana diketahui, pemerintah mengharuskan pemilik kartu SIM prabayar melakukan registrasi ulang, mulai tanggal 31 Oktober 2017 sampai 28 Februari 2018. Data yang harus dimasukkan dalam registrasi ulang tersebut yakni NIK dan nomor KK. (rns/rns)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed
  • Momen Bukan Muhrim di Game Spider-man

    Momen Bukan Muhrim di Game Spider-man

    Senin, 24 Sep 2018 14:29 WIB
    Game Spider-man sedang memikat para pemilik PS4 di seluruh dunia. Realistisnya game itu dapat apresiasi besar, termasuk ketika memunculkan momen bukan muhrim.
  • photo 10 Ponsel Unik Android

    10 Ponsel Unik Android

    Senin, 24 Sep 2018 12:45 WIB
    Di tengah momen ultah ke-10 Android sebagai sistem operasi komersial, berikut 10 ponsel unik yang tercatat menggunakan OS itu, seperti dirangkum Android Police.
  • Kisah Bapak Android Dimaki-maki Steve Jobs

    Kisah Bapak Android Dimaki-maki Steve Jobs

    Senin, 24 Sep 2018 12:41 WIB
    Kecaman Jobs pada Android dan pendirinya diulas dalam buku Fred Vogelstein berjudul 'Dogfight: How Apple And Google Went To War And Started a Revolution'.
  • Ponsel Pertama Android Cuma Punya RAM 192 MB

    Ponsel Pertama Android Cuma Punya RAM 192 MB

    Senin, 24 Sep 2018 12:00 WIB
    Ponsel pertama Android adalah HTC G1 atau sering disebut HTC Dream. Ia diperkenalkan pertama kali pada awal tahun 2008 dan dijual menjelang akhir tahun itu.
  • Selamat Ulang Tahun Android!! 20Detik

    Selamat Ulang Tahun Android!!

    Senin, 24 Sep 2018 11:47 WIB
    Sistem operasi Android memasuki usia ke-10 tahun pada 23 September. Wah, selamat ulang tahun ya sistem operasi besutan Google!
  • Android dari Masa ke Masa

    Android dari Masa ke Masa

    Senin, 24 Sep 2018 11:25 WIB
    Android kini berusia 10 tahun, sejak versi komersial pertamanya diluncurkan pada September 2008. Yuk simak perjalanan berbagai versi Android dari masa ke masa.