Selasa, 08 Agu 2017 12:45 WIB

Menteri BUMN Resmikan BTS di Pulau Terpencil

Achmad Rouzni Noor II - detikInet
Foto: dok. Telkom Foto: dok. Telkom
Jakarta - Menteri BUMN Rini Soemarno meresmikan pengoperasian Base Transceiver Station (BTS) di Desa Ustutun, Pulau Liran, Kabupaten Maluku Barat Daya.

BTS tersebut milik Telkomsel, anak usaha BUMN Telkom. Itu sebabnya, Rini didampingi Direktur Utama Telkom Alex Sinaga, Bupati Maluku Barat Daya Barnabas Orno dan Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Doni Monardo.

Berkat kehadiran BTS ini, Menteri Rini berharap warga Pulau Liran tak lagi mengalami kesulitan dalam akses internet karena sudah ada sinyal 3G Telkomsel.

Ia juga mengatakan bahwa kehadiran mereka di Kabupaten Maluku Barat Daya ini merupakan perwujudan komitmen BUMN dalam melaksanakan amanat Nawacita pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla, terutama untuk mendorong kemajuan dan perkembangan Kawasan Tertinggal, Terluar dan Terdepan (3T).

Menteri BUMN Resmikan BTS di Pulau TerpencilFoto: dok. Telkom


Terletak di sebelah utara negara Timor Leste, Pulau Liran adalah salah satu pulau terluar Indonesia yang merupakan bagian dari wilayah Kabupaten Maluku Barat Daya, Provinsi Maluku.

Selama ini, sebagian kecil warga di Pulau Liran hanya dapat menikmati jaringan telekomunikasi seluler Telkomcel dengan tarif roaming internasional. Sehingga, pengoperasian BTS pertama di pulau berpenduduk sekitar 1.118 jiwa tersebut merupakan wujud kepedulian BUMN, khususnya TelkomGroup, sebagai upaya membuka akses telekomunikasi bagi masyarakat yang berada di Kawasan 3T.

Sehari sebelumnya, Menteri Rini juga menyerahkan bantuan Broadband Learning Center (BLC) dan Pustaka Digital (PaDi) yang juga dibangun oleh Telkom di SMP PGRI Moa, Pulau Moa.

Menteri BUMN Resmikan BTS di Pulau TerpencilFoto: dok. Telkom


Pada kesempatan itu, Menteri Rini berdialog dengan sejumlah siswa serta langsung mencoba mengakses dan menggunakan aplikasi PaDi. Ia meminta agar fasilitas BLC dan PaDi tersebut dapat benar-benar dimanfaatkan secara maksimal oleh para siswa.

"Melalui BLC, kini siswa-siswi di Pulau Liran dapat belajar menggunakan internet secara optimal untuk menambah wawasan dan pengetahuan. Selain itu, siswa-siswi juga dapat mengakses buku, jurnal-jurnal pembelajaran dan sumber pengetahuan lain secara virtual melalui PaDi. Manfaatkanlah fasilitas membaca melalui digital. Dengan banyak membaca, kita bangsa Indonesia, pasti akan jaya dan bisa menguasai dunia," demikian pesan Rini.

Sementara Dirut Telkom Alex Sinaga berharap, tersedianya akses telekomunikasi di Pulau Liran mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

"Sesuai dengan hasil riset Bank Dunia pada 2015 bahwa pertumbuhan 10% akses internet di suatu negara, dapat meningkatkan perekonomian sebanyak 1,35 %. Sehingga, dengan hadirnya jaringan Telkomsel, kegiatan komunikasi antar masyarakat Indonesia dari satu pulau ke pulau lainnya diharapkan bisa berjalan dengan baik. Kami juga berharap, kehadiran TelkomGroup di Kabupaten Maluku Barat Daya ini dapat turut meningkatkan taraf perekonomian penduduk di sini," Alex menuturkan.

Selain meresmikan BLC dan BTS di Pulau Liran, dalam kunjungan kerja tersebut Menteri BUMN menyerahkan sejumlah bantuan, antara lain bantuan renovasi gereja, sekolah, bantuan peralatan sekolah, mobil angkutan desa dan hasil bumi, renovasi perumahan, elektrifikasi rumah warga, sekolah dan lampu jalan, pembangunan sumur bor dan MCK, serta rehabilitasi perumahan guru.

Terlibat dalam kegiatan tersebut sejumlah BUMN, yakni Telkom, BNI, BRI, BTN, Bank Mandiri, Jasa Raharja, Kimia Farma, Pertamina, PLN, dan Taspen. Pembangunan di Pulau Liran juga diharapkan dapat terlaksana dengan optimal atas dukungan BUMN sektor transportasi dan logistik, yakni Pos Indonesia, Pelni dan ASDP. Seluruh upaya pembangunan ini merupakan wujud BUMN Hadir untuk Negeri. (rou/rou)
-
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed