Dalam kunjungannya, menteri yang akrab disapa Chief RA itu mengimbau XL untuk sigap menghadapi lonjakan trafik selama mudik, khususnya di ruas tol fungsional.
Seperti diketahui, untuk membuat nyaman pemudik pemerintah telah membuka sejumlah ruas tol fungsional. Dengan demikian, diperkirakan akan terjadi kepadatan trafik telekomunikasi, baik data maupun voice. Hal inilah yang menjadi perhatian Rudiantara dan mengimbau kepada XL untuk mempersiapkan segala kemungkinan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk persiapan mudik tahun ini, lanjut Gede, XL telah menyiapkan 7.000 BTS (Base Tranceiver Station) baru di seluruh Indonesia, dengan porsi terbesar di Sumatera dan Jawa. Selain BTS, XL juga menyiapkan mobil BTS untuk berjaga-jag.
"Tahun ini kami menyiapkan 30 mobile BTS dengan porsi 27 unit di Pulau Jawa sisanya di wilayah lain. Jumlah ini meningkat dibanding tahun sebelumnya yang hanya 20 unit. Ya, itu tadi karena penambahan tol fungsional," paparnya.
Dari persiapan yang sudah dilakukan tadi, XL mengklaim apabila 70% coverage XL di tol baru itu sudah 4G, sisanya 3G. "Kalau soal kapasitas kami juga sudah tenang karena ada mobile BTS tadi," ucap Gede .
Selain concern terhadap kelonjakan data, Rudiantara disebut penasaran terhadap pertumbuhan voice. "Tadi Pak Menteri juga bertanya soal voice. Ia merasa heran karena menurut estimasi kami voice akan mengalami pertumbuhan 0% hingga 5%. Hal ini karena, menurut operator lain tren voice cenderung menurun," papar Gede.
Kenaikan voice di XL sendiri disebabkan karena banyak pembangunan BTS baru. "Ditambah dengan paket Xtra Combo di mana di dalamnya ada kuota telepon ke semua oper, kami yakin akan terjadi kelonjakan voice," pungkasnya. (mag/rou)