President Director & CEO XL Axiata Dian Siswarini optimistis, angka 1.000 tersebut bisa dicapai di akhir 2017 mendatang. Apalagi ditunjang kesuksesan di awal pelaksanaan program saat berhasil menggandeng 50 sekolah di sejumlah kota di Indonesia.
"Mohon dukungan dari masyarakat luas, kami mencanangkan program 'Menuju 1.000 Sekolah Broadband' untuk diimplementasikan di seluruh wilayah Tanah Air hingga akhir 2017," kata Dian di Grha XL, Mega Kuningan, Jakarta, Rabu (2/11/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: detikINET - Yudhianto |
Namun XL mengaku program ini hanya akan diprioritaskan di wilayah-wilayah yang sudah tercakup jaringan 4G miliknya. Saat ini tercatat sudah ada 88 kota yang masuk cakupan 4G XL, dan diharapkan mencapai 100 kota di tahun 2016 ini.
Selain itu program 'Menuju 1.000 Sekolah Broadband' juga menjadi salah satu cara XL memenuhi target 1 miliar connectivity di Indonesia. Adapun bentuk perwujudan program 'Menuju 1.000 Sekolah Broadband' adalah pembagian Mi-Fi atau router yang bisa menangani hingga 32 perangkat ke sekolah-sekolah.
Di tahap awal, XL dan partner telah menggelontorkan setidaknya Rp 1,5 miliar untuk 50 sekolah yang menjadi kloter pertama program 'Menuju 1.000 Sekolah Broadband'.
"Rp 1,5 miliar untuk yang 50 sekolah saja. Kita mau buat per 50 sekolah tiap kali program ini dijalankan sampai akhir tahun 2017," pungkas Dian. (rou/rou)
Foto: detikINET - Yudhianto